Longsor Dibantaran Sungai Cibatu Semakin Meluas

Petugas Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, saat meninjau lokasi longsor di Kampung Cibatu Lembur RT3/4, belum lama ini.

Petugas Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, saat meninjau lokasi longsor di Kampung Cibatu Lembur RT3/4, belum lama ini.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tanah longsor yang terjadi di bantaran Sunagai Cibatu, Kampung Cibatu Lembur RT (3/4) Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, semakin meluas. Akibatnya, satu rumah warga terancam tergerus longsor.

Dari informasi yang diperoleh radar sukabumi, longsor terjadi akibat aliran Sungai Cibatu mengikis bantaran sepanjang 12 meter dengan lebar 10 meter dan tinggi 5 meter. Sampai saat ini warga yang rumahnya terancam masih bertahan enggan untuk pindah ke tempat yang lebih aman.

“Ya, kalau tidak ada bantuan pemerintah terus rumah saya sudah benar-benar terancam baru saya akan mengungsi,” kata Pemilik Rumah Terdampak Longsor, Junaedi (40) kepada wartawan.

Menurutnya, pemerintah desa dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian tersebut.

“Katanya sih mau ada bantuan beronjong tapi sampai saat ini belum juga datang bantuannya. Saya harap pemerintah secepatnya memberikan bantuan sebelum tanah longsor ini meluas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibatu, Ijang menuturkan, tanah longsor itu terjadi sejak beberapa minggu terakhir sehingga satu unit rumah warga milik Junaedi yang tidak jauh dari bantaran sungai terancam.

“Kami telah mengajukan bantuan kepada instansi terkait. Misalnya, bantuan pengadaan beronjong sebanyak 30 beronjong. Namun, sampai saat ini bantuan belum juga terealisasi,” tuturnya.

Dirinya berharap, sebelum bantuan beronjong ada warga yang terancam untuk tetap waspada sebab curah hujang masih tinggi dan berpotensi menyebabkan longsor susulan.

“Apabila, tanah longsor terus terjadi maka kami akan menghimbau warga mengungsi untuk sementara waktu,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds