20 Rumah di Paburan Sukabumi Terancam Longsor


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Peristiwa bencana longsor kembali menerjang wilayah Sukabumi Selatan. Kali ini, bencana longsor telah menyebabkan tebing jalan desa di Kampung Ciwarung Batu Dempet, Rt (5/7) Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, ambruk dan mengancam puluhan rumah yang berada di bawahnya.

Berdasarkan data yang tercatat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, bencana longsor yang terjadi pada Selasa (21/1) sekira pukul 21.15 WIB ini, telah menyebabkan jalan desa sepanjang 15 meter dengan ketinggian sekitar empat meter, ambruk dan menutup saluran air yang berada di perkampungan tersebut.

“Akibat bencana ini, selain menutup saluran air juga telah mengancam sekitar 20 rumah warga dan sebuah masjid yang berada di bawah tebing tersebut,” jelas Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna , rabu (22/1/2020).

Saat kejadian, sambung Daeng, material tanah longsor telah menutupi saluran air hingga mengakibatkan saluran air menjadi terbendung.

“Iya, dampaknya air meluap hingga membanjiri rumah warga,” paparnya.

Menurut Daeng, bencana longsor itu terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras disertai angin kencang. Terlebih lagi, kondisi tanah di lokasi tersebut sangat labil.

“Sehingga saat diguyur hujan deras, tebing tersebut langsung langsor hingga dan menutupi saluran air,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pabuaran Asep Mulyani mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut, pihaknya langsung mengintruksikan kepada petugasnya untuk meninjau lokasi kejadian bersama pemerintah Desa Cibadak.

“Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana ini, telah menyebabkan kerugian materil ditaksir mencapai Rp20 juta,” katanya.

Saat ini, pemerintah setempat bersama puluhan warga tengah melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsoran yang menutupi saluran air dan memasang karung yang berisi tanah disimpan di lokasi longsoran.

“Saat ini, kami sangat membutuhkan bronjong 200 buah, batu pecah 200 meter persegi dan karung 200 biji. Kita sudah laporkan bencana ini kepada pimpinan dan dinas terkait lainnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, bantuan itu segera di kirimkan ke lokasi bencana longsor ini,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds