Pergerakan Tanah, Guru dan Pelajar SDN 10 Cibadak Berhamburan

 Anggota Komisi VI, DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar saat meninjau kondisi SDN 10 Cibadak, Kecamatan Cibadak yang mengalami pergerakan tanah, Jumat (10/1/2020).

Anggota Komisi VI, DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar saat meninjau kondisi SDN 10 Cibadak, Kecamatan Cibadak yang mengalami pergerakan tanah, Jumat (10/1/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pergerakan tanah kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, lima ruangan kelas dan kantor SDN 10 Cibadak, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi rusak.

Lebih mengerikan lagi, proses terjadinya pegerakan tanah tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB saat para siswa sedang belajar, Jumat (10/1). Saat itu, guru kelas tiga sedang serius mengajar. Tiba-tiba, tembok lantai retak hingga keramiknya hancur.

Kejadian ini pun membuat guru dan pelajar berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. “Kami khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” kata Kepala SDN 10 Cibadak, Epi Mulyadi kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Jumat (10/1/2020).

Diakui Epi, fenomena tersebut juga sebelumnya sempat terjadi. Hanya saja, baru diketahui saat pertama masuk sekolah usai libur tahun baru. Waktu itu, ada laporan dari masyarakat bahwa ruangan kelas empat, lima dan kantor mengalami kerusakan cukup parah.

“Nah hari ini (kemarin. red), pergerakan tanah terjadi saat berlangsung proses kegiatan belajar mengajar. Hingga ruangan kelas tiga mengalami kerusakan
cukup parah,” akunya.

Akibat kejadian tersebut, selain mengakibatkan kerusakan lantai juga mengakibatkan tembok ruangan kelas retak hingga beberapa centimeter. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, terpaksa 396 siswa dan enam rombongan belajar (rombel) di SDN 10 Cibadak ini dipulangkan.

“Retakan tanahanya memanjang. Karena, juga terjadi di lapangan depan sekolah tempat upacara. Totalpanjanganyalebih dari 20 meter,” terang Epi.

Pergerakan tanah tanah ini, lanjut Epi baru petama kalinya terjadi di sekolah yang dipimpinnya tersebut. Setelah adanya kejadiantersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

“Ya, kamisudahmelaporkannya kepadadinasterkait khususnya Dinas Pendidikan. Alhamdulillah Pak Kabid SD sudah meninjaunya,” paparnya.

Sementaraitu, Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kuasyairin menuturkan, setelah mendapatkan informasi langsung mendatangi SDN 10 Cibadak untuk melakukan pengecekan.

“Jika dilihat dari kerusakannya, ini bisa dipastikan akibat pergerakan tanah dan kerusakannya juga sama baik lantai kelas maupun temboknya,” tuturnya.

Menyikapi hal ini, Dinas Pendidikan bakal segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pengkajian.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan BPBD agar segera dilakukan pengkajian, apakah wilayah ini masih aman atau tidaknya. Jika ini sifatnya insidentil saja, maka akan segera kita perbaiki. Namun bila hasil kajiannya dapat mengancam, maka ini akan direlokasi. Kita tunggu saja hasil kajian dari BPBD,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds