TPT Longsor, Satu Mushola di Parungkuda Terancam Ambruk

Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda saat melakukan pengecekan bencana longsor di Kampung Bandalulan RT27/04, rabu (8/1/2020).

Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda saat melakukan pengecekan bencana longsor di Kampung Bandalulan RT27/04, rabu (8/1/2020).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Bandaulan RT 27/04, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, longsor. Dampaknya, Mushola Nurul Iman yang lokasinya berada di atas tebing setinggi 15 meter dengan panjang 25 meter ini terancam ambruk.

Kepala Desa Palasari Hilir, Muhtar menjelaskan, longsor terjadi beberapa waktu lalu saat daerah tersebut diguyur hujan hingga mengakibatkan TPT tersebut tergerus longsor.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tetapi mushola yang berada tepat di atas tebing terancam ambruk,” kata Muhtar kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (08/01/2020).

Muhtar melanjutkan TPT itu baru selesai dibangun beberapa waktu lalu yang dananya bersumber dari swadaya masyarakat. Dirinya, menduga terjadinya longsor karena tingginya volume curah hujan sehingga TPT tidak mampu menahan beban tembok pembatas masjid.

“TPT ini baru dibangun hasil swadaya masyarakat,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Parungkuda, Amir Hamzah mengatakan, bencana longsor di Kampung Bandaulan RT 27/04, Desa Palasari Hilir, sudah dilaporkan kepada instansi terkait.

“Sudah kami laporkan ke instansi yang berwenang supaya mendapatkan bantuan segera,” ucapnya.

Amir menghimbau, pada musim hujan ini masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaanya khususnya bagi masyarakat yang memiliki rumah berdekatan dengan tebing.

“Kami meminta agar masyarakat bisa lebih waspada ketika turun hujan karena bencana alam tidak dapat diprediksi. Selain itu, apabila terjadi bencana serupa diminta agar segera melaporkannya kepada pemerintah setempat,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds