Musim Hujan, Longsor di Mana-mana

Petugas gabungan saat mengevakuasi material longsor yang menutup Jalan Raya Nyalindung-Sagaranten, tepatnya di Kampung Selagombong Cibodas, RT 2/3, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.

Petugas gabungan saat mengevakuasi material longsor yang menutup Jalan Raya Nyalindung-Sagaranten, tepatnya di Kampung Selagombong Cibodas, RT 2/3, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Intensitas curah hujan disertai angin kencang yang melanda Sukabumi, menyebabkan beberapa wilayan diterjang bencana longsor. Di Kabupaten Sukabumi misalnya, ada tiga lokasi longsor dalam waktu bersamaan.

Di Kecamatan Nyalindung, terdapat dua lokasi yang diterjang longsor. Di Kampung Panaruban, RT 3/5, Desa Mekarsari, longsor sepanjang 100 meter dengan lebar 20 meter telah menggerus saluran irigasi dan mengancam puluhan rumah penduduk.

Sementara di Kampung Selagombong Cibodas, RT 2/3, Desa Cijangkar, longsor telah menyebabkan tebing setinggi 10 meter lebih ambruk hingga menutup seluruh badan Jalan Raya Nyalindung-Sagaranten.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor ini. Hanya saja, longsor yang terjadi di wilayah Desa Makarsari telah mengancam lebih dari 10 rumah warga. Sementara untuk bencana longsor yang menimbun akses jalan raya, menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut lumpuh total lebih dari empat jam,” kata salah seorang anggota Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Nyalindung, Ahmad kepada Radar Sukabumi (Group Pojoksatu.id), Rabu (01/01/2020).

Saat ini, sebagian warga yang terancam sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah keluarga terdekatnya. Semenatara untuk bencana longsor yang menutup akses jalan, arus lalu lintas telah kembali normal setelah petugas gabungan dari BPBD, Polri, TNI, Muspika, Dinas PU Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat, bekerjasama untuk membersihkan material tanah dan batu karang yang menutupiseluruhbadanjalan.

“Proses evakuasi material longsor menggunakan skop loder dari Dinas Bina Marga Wilayah II Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Kapolsek Nyalindung, AKP Endah Sriwigiarti mengatakan, setelah mendapatakan laporan bencana alam tersebut, pihaknya langsung mengintuksikan sejumlah anggotanya untuk melakukan peninjauan dan berupaya membersikan material longsor yang menutupi badan Jalan Raya Nyalindung – Sagaranten.

“Setiba di lokasi kejadian, petugas selain membersihkan material longsor, juga mengatur arus lalu lintas. Karena, baik kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintasi jalan tersebut, baik dari arah Sukabumi maupun Sagaranten,” katanya.

Kejadian lainnya terjadi di Kecamatan Caringin. Kali ini, longsor menerjang rumah warga Kampung Lemburtegal RT 01/03, Desa Cijengkol. Beruntung tidak ada korbanjiwa dalam kejadian ini. Namun, rumah milik Baban mengalami rusak dan jalan yang berstatus milik Desa Cijengkol nyaris putus.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya rumah saja yang mengalami kerusakan karena tertipalongsor,” kata Koordinatos Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Loading...

loading...

Feeds