PT GSI Cikembar Keukeuh Tuntut Menantu Presiden Jokowi Rp5.783.894.574

Kendaraan alah berat perusahaan PT Wirasena Cipta Reswara (WCR) yang merupakan milik menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution saat melakukan kegiatan cut and fi ll di lahan yang akan dibangun perumahan subsidi.

Kendaraan alah berat perusahaan PT Wirasena Cipta Reswara (WCR) yang merupakan milik menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution saat melakukan kegiatan cut and fi ll di lahan yang akan dibangun perumahan subsidi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Persoalan PT Glostar Indonesia (GSI) Cikembar, dengan proyek perumahan milik menantu Presiden RI Joko Widodo, Bobby Nasution di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi terus berlanjut. Perusahaan yang memproduksi sepatu itu, keukeuh menggugat proyek perumahan bersubsidi yang digarap PT Wirasena Citra Reswara (WCR).

Lantaran, dalam aktivitas cut and fillnya, proyek perumahan tersebut tidak ditunjang dengan sarana dan prasarana memadai. Sehingga saat hujan tiba, meterial tanah dan lumpur langsung menerjang dan merusak kawasan pabrik PT GSI yang lokasinya berada di bawah proyek perumahan milik menantu Presiden RI.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Cibadak Kabupaten Sukabumi, Soni Nugraha mengatakan, saat ini perkara PT GSI yang mempersoalkan proyek perumahan milik menantu Presiden RI ini, masih dalam tahapan jawab menjawab “Pada satu pekan lalu, tergugat baru menyampaikan jawabannya,” kata Soni kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Jum’at (06/12/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, seharusnya perkara PT GSI dengan proyek perumahan tersebut, dilakukan sidang gugatan pada Kamis (6/12) lalu. Namun karena majelis hakimnya ada kegiatan dan keperluan Dinas Luar (DL), maka sidang gugatanya ditunda dan rencananya akan diselenggarakan pada Kamis (12/12) mendatang.

“Sidang nanti, acaranya replik dari penggugat,” bebernya.

Sidang replik tersebut, ujar Soni, merupakan sidang yang ke tiga kalinya soal guguatan PT GSI kepada proyek perumahan itu.

“Sidang replik ini, akan terselenggara setelah proses mediasi para pihak dinyatakan tidak tercapai kesepakatan,” timpalnya.

Menurut Soni, PT GSI Cikembar telah menggugat proyek perumahan tersebut, lantaran, tergugat dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad) dengan segala akibat hukumnya terhadap hak milik Penggugat serta menyatakan sah dan berharga sita jaminan (Conservatoir Beslag) atas tanah Perumahan Sukabumi Sejahtera 1 seluas kurang lebih 15 hektar.

Loading...

loading...

Feeds