13 Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal Dunia

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dalam 10 bulan terakhir, sebanyak 13 Pekerja Migran asal Sukabumi tercatat meninggal dunia saat bekerja di negara asing.

Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi terhitung sejak awal Januari 2019 sampai Oktober 2019.

“Jumlah ini berdasarkan hasil pendataan dan laporan yang kami terima dari berbagai sumber. Diantaranya dari SBMI Kabupaten Sukabumi, Kemenlu dan KBRI,” jelas Kepala Seksi Penyediaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Tatang Arifin, minggu (1/12/19).

Dirinya menjelaskan, faktor meninggalnya PMI asal Kabupaten Sukabumi tersebut antara lain karena sakit akibat terlalu keras bekerja dan sebagian ada yang mengalami kecelakaan kerja.

“Puluhan PMI yang meninggal itu, kebanyakan berasal dari warga Kecamatan Cisolok, Cikakak serta wilayah Sukabumi Selatan. Seperti daerah Kecamatan Kalibunder. Hampir setiap tahunnya, di wilayah tersebut ada yang meninggal saat bekerja di luar negeri,” bebernya.

Puluhan PMI yang meninggal tersebut, sambung Tatang, rata-rata mereka bekerja di Negara Malaysia, Taiwan, Singapura, Hongkong dan negara bagian timur tengah,seperti Saudi Arabia.

“Dari 13 PMI yang meninggal itu, ada sebagian yang berangkatnya tidak memenuhi prosedur. Artinya mereka berangkat menggunakan jalur ilegal. Seperti yang bekerja di Saudi Arabia. Padahal pengiriman PMI ke negera tersebut sampai saat ini masih ditutup atau moratorium,” timpalnya.

Loading...

loading...

Feeds