Hendak Tawuran, Belasan Pelajar di Sukabumi Diamankan Polisi

Ilustrasi tawuran pelajar

Ilustrasi tawuran pelajar


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Belasan siswa belasan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) I Cicurug diamankan petugas jajaran Polsek Cicurug berhasil mengamankan yang hendak tawuran di depan Pasar Semi Modern Cicurug, Jalan Raya Siliwangi Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Jumat (29/11). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadiannya sekitar pukul 11.40 WIB. Awalnya para pelajar sedang berada di Angkutan Kota (Angkot), Namum setibanya disana, datang pelajar SMP lain yang sedang jalan kaki untuk menyerangnya, tapi aksi tawuran belum sempat terjadi karena dilerai warga.

“Awalnya kami mendapatkan laporan dari warga, setelah itu kami langsung ke lokasi dan ternyata benar pelajar tersebut sudah berhasil dilerai oleh warga, bahkan pelajar tersebut kami berhasil amankan,” ungkap Kapolsek Cicurug, Kompol Simin A Wibowo.

Menurutnya, mereka para pelajar hendak pergi masak bareng ke rumah temannya, namun didalam perjalanan pelajar tersebut ketemu dengan pelajar dari SMP lain. Hasil pantauan dilapangan, dari 12 orang pelajar, salah satu diantaranya ada yang membawa senjata tajam jenis cerulit.

Bahkan belasan pelajar tersebut mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian Polsek Cicurug, supaya tidak melakukan hal yang sama dikemudian hari.

“Setelah pihak sekolah dan orang tua siswa menandatangani surat pernyataan diatas materai, mereka juga kita berikan pembinaan agar selalu mengawasi anak-anaknya, supaya tidak mengulangi hal yang sama,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Asep Junaedi mengatakan bahwa pihak sekolah merasa terpukul dan kecolongan. Padahal kegiatan pembinaan dan penggeledahan tas sering kami lakukan setiap hari. Bahkan di hari jumat menjadi hari pembinaam ahlak bagi siswa.

“Memang kami selalu melakukan pembinaan dan penggeledahan tas setiap hari. Namun kami kecolongan, karena siswa menyimpan bukan ditas tapi ditong sampah,”tambahnya.

Pihaknya menyebut di sekolah tersebut dibentuk juga kegiatan keagamaan tujuannya untuk pembentukan akhlakul karimah.

“Bahkan di hari Jumat itu kita adakan shalat duha berjamaah, nah dari situ kita berikan pengumuman dan pembinaan, bahkan selesai itu kita melakukan penyisiran kesetiap kelas untuk mengecek tas yang dibawa siswa,”tukasnya.

(RS/*/hnd/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds