Empat Mobil Kadis Nunggak Bayar Pajak, Walikota Sukabumi: Buatkan SE Perintah Bayar Pajak

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemkot Sukabumi berkomitmen meningkatkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB). Komitmen tersebut juga dibuktikan dengan ditandatanganinya Surat Edaran Perintah Pembayaran PKB ke seluruh SKPD di Pemkot Sukabumi oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi.

Penandatanganan dilakukan pada acara Sosialisasi Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor (Zonita Pamor) yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Sukabumi di salah satu hotel Jalan Siliwangi Kota Sukabumi, rabu (27/11).

Namun disisi lain, berdasarkan penelusuran Radar Sukabumi melalui aplikasi Samsat Mobile Jawa Barat (Sambara), dari jumlah 22 unit kendaraan yang dipakai oleh kepala SKPD yang ada di Pemerintah Kota Sukabumi, hanya terdapat empat unit kendaraan dinas yang belum membayarkan pajak kendaran bermotor.

Empat kendaraan yang dipakai kepala Dinas tersebut diantaranya, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan , Dinas Kesehatan dan Disdukcapil.

Dalam aplikasi Sambara itu yang paling telat membayar pajak yakni Dinas Sosial, batas pembayaran pajaknya pada 24 Maret 2019. Disusul oleh Dinas Kesehatan , Disdukcapil pada 31 Oktober 2019 dan Dinas Pendidikan yakni 1 November 2019. Untuk biayanya sendiri hampir rata-rata dikisaran Rp. 950 ribuan.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan surat edaran ini berisi mengenai perintah kepada para aparatur di semua SKPD untuk membayarkan pajak kendaraan tepat waktu, khusunya kendaraan berplat merah.

“ASN harus memberi contoh ke masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu, bukan hanya kendaraan dinas, juga kendaraan milik pribadi ASN, “tegasnya.

Loading...

loading...

Feeds