Ruang Terbuka Hijau di Kota Sukabumi Masih Jauh dari Ideal


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi rupanya masih jauh dari ideal. Ketersediaan lahan dan keterbatasan anggaran menjadi penyebab masih cukup minimnya RTH di Kota Sukabumi.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Sony Hermanto mengaku, hingga saat ini pihanya terus berupaya menambah jumlah RTH di Kota Sukabumi.

Karena memang, sesuai UU nomor 26 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau mengharuskan minimal terdapat 30 persen RTH di suatu daerah.

“Ya, jika sesuai aturan sekurang-kurangnya harus ada 30 persen RTH, 20 persen diantaranya tanggungjawab pemerintah dan 10 persen diantaranya RTH privat,” ungkap Sony saat ditemui di Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Senin(25/11).

Namun begitu, DLH selama ini tidak tinggal diam begitu saja. Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum untuk ketersediaan RTH sudah ada di Kota Sukabumi salah satunya, berkaitan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang mengharuskan menyediakan 10 persen RTH privat.

“Kita Sukabumi sudah memiliki Perda tentang RTH, memang pelaksanaannya perlu di dukung oleh berbagai faktor. Selama ini, progresnya terus bertambah walaupun memang tidak signifi kan,” terang pria berkacamata ini.

DLH Kota Sukabumi, sambung Sony, bakal melakukan upaya akuisisi RTH privat menajdi area publik. Misalnya, RTH di Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Stukpa Lemdikpol).

“Dulu RTH di Stukpa kan dibuka untuk umum, bahkan sempat dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Namun memang, kebijakan setiap pimpinan beda. Itu akan kami coba jalin komunikasi kembali,” ujarnya.

Selain itu, DLH bakal mendorong semua perkantoran di Kota Sukabumi, baik itu SKPD, Perumda dan yang lainnya untuk mengubah taman pasif di setiap kantor menjadi taman aktif. Artinya, bisa juga di manfaatkan oleh masyarakat.

“Sebagai langkah awal, kami (DLH, red) sudah membangun taman di depan kantor kami, itu sebagai percontohan dan selanjutnya bakal di dorong ke semua SKPD,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds