Gara-gara Cuitan Nyeleneh, Demo BPJS Kesehatan Nyaris Ricuh

PB Himasi dan FRMB melakukan aksi demontrasi di Kantor BPJS Kesehatan, kamis (21/11/19).

PB Himasi dan FRMB melakukan aksi demontrasi di Kantor BPJS Kesehatan, kamis (21/11/19).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Puluhan massa dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Sukabumi (PB Himasi) dan Forum Rakyat Miskin Bersatu ( FRMB) Sukabumi melakukan aksi demontrasi di BPJS Kesehatan Jalan Siliwangi, Kamis (21/11/19).

Mereka menuntut pembatalan kenaikan iuran bulanan, yang dinilai sangat memberatkan kalangan masyarakat ke bawah. Aksi yang berlangsung landai, tiba-tiba memanas dan sempat memaksa untuk masuk ke Kantor BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dipicu oleh cuitan status instagram salah satu pegawai BPJS yang menampilkan foto seorang anggota Himasi yang sedang memengang poster bertuliskan ‘Iuran BPJS Meningkat Beli Skin Care Terhambat’ lalu ditambah tulisannya oleh pegawai BPJS dengan tulisan ‘Kalau sakit pake skincare ja yah dek jangan beli obat‘.

Ditambah postingan video yang berisi bahwa anak-anak Himasi menganggu masyarakat yang mau masuk ke BPJS.

“Woi pegawai sini jelaskan apa maksudnya, saya kesini membawa aspirasi masyarakat. Jangan menjadi provokator. Sini kebawah,” ujar teriakan salah satu pendemo.

Tak berselang lama, wanita pegawai BPJS Kesehatan pun turun menjumpai pendemo dan meminta maaf.

“Maaf saya tidak ada maksud apa-apa, mohon maaf dari hati yang terdalam,” ujar wanita yang berhijab tersebut.

Meskipun sudah meminta maaf tapi Himasi akan membawa kasus ini keranah hukum. Soalnya pernyatan dari status intagram itu sudah menyepelekan Himasi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Kami akan melaporkan ke pihak berwajib,” ujar Koordinator Aksi Himasi Sukabumi, Danial Fadhilah.

Loading...

loading...

Feeds