Tak Miliki Izin, 60 Perusahaan Ternak Ayam di Sukabumi Ilegal

Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dan petugas Satpol PP saat sidak ke lokasi perusahaan ternak ayam di wilayah Kecamatan Cikembar, karena belum memiliki IUP.

Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dan petugas Satpol PP saat sidak ke lokasi perusahaan ternak ayam di wilayah Kecamatan Cikembar, karena belum memiliki IUP.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, mencatat 60 perusahaan ternak ayam di Kabupaten Sukabumi, belum memiliki Izin Usaha Peternakan (IUP).

Berdasarkan data, saat ini terdapat 358 perusahaan ternak komersil broiler, lima perusahaan ternak ayam pembibitan komersil (briding, red) dan sekitar 100 perusahaan ternak ayam petelur.

“Dari ratusan perusahaan ini, terdapat sekitar 60 perusahaan yang belum memiliki IUP dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi,” jelas Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Iwan Karmawan kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Minggu (17/11/2019).

Puluhan peternakan ayam yang belum memiliki IUP tersebut, sambung Iwan, tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Namun, yang paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Cikembar, Gegerbitung, Jampangtengah dan daerah Sukabumi Utara.

“Kami sudah berupaya maksimal untuk menertibkan perusahaan yang belum memiliki IUP itu. Namun kami menemukan berbagai kendala. Salah satunya, banyak para pengusaha atau menager perusahaan yang tidak tinggal di daerah Sukabumi. Sehingga saat kita memberikan surat teguran kepada perusahaan itu, surat tersebut hanya sampai pada mangaer lapangan, bukan langsung pada owner atau general managernya. Sehingga menjadi lama lagi,” imbuhnya.

Untuk itu, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi akan menjalin kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi untuk terjun kelapangan menertibkan perusahaan yang nakal tersebut.

“Insya Allah pada akhir tahun ini, kami akan melakukan sidak ke perusahaan ternak ayam di Kabupaten Sukabumi, supaya seluruh pengusaha unggas ini mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, khususnya membuat IUP,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds