KAMMI Sukabumi Tolak Pemilu Dikembalikan ke DPR, Ini Sebabnya

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI–┬áPemilu ditolak dikembalikan lagi ke DPR lantaran berpotensi adanya mafia demokrasi yang berujung pada lahirnya oligarki kekuasaan dan feodalisme.

Demikian disampaikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sukabumi.

“Melihat kondisi Indonesia dan DPR hari ini, terus terang, saya tidak terlalu percaya apabila pemilu dikembalikan lagi ke DPR,” ujar Ketua KAMMI Sukabumi Oksa Bachtiar Camsyah, Jumat (15/11).

Apalagi, tidak ada jaminan bagi DPR saat diisi oleh orang-orang yang berkualitas dan memiliki pemahaman yang baik. Terutama mengenai caranya memilih pemimpin terbaik bagi Indonesia.

“Pemilihan presiden dapat dikembalikan lagi ke DPR dengan catatan, DPR harus benar-benar memiliki orang-orang yang berkualitas dan berpemahaman baik. Sehingga pemimpin yang dihasilkan pun pemimpin yang baik dan representatif dari keinginan rakyat, melalui lembaga DPR,” ucapnya.

Menurutnya, pemilihan langsung oleh rakyat merupakan alternatif pilihan terbaik. Hal itu tinggal bagaimana para politisi yang mengisi partai politik di Indonesia.

“Mereka mau memberikan edukasi bagi masyarakat dan juga menerapkan sistem kaderisasi yang matang dalam tubuh partai politiknya,” ungkapnya.

Sehingga, substansi untuk mendapatkan pemimpin terbaik untuk Indonesia tersebut akan terwujud.

“Yaitu pemimpin yang lahir dari masyarakat cerdas dan rahim partai politik matang,” pungkasnya.

(yud/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds