Awaslu Kabupaten Sukabumi Pastikan Tak Minta Dana Hibah Lagi

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Soal penambahan kembali dana hibah dipastikan tidak ada oleh Bawaslu Kabupaten Sukabumi.

Lembaga pengawas pemilu tersebut mengaku sudah menerima dana hibah sebesar Rp31,3 miliar.

“Iya tetap dengan dana hibah yang sebesar Rp31,3 miliar,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto, Jumat (8/11).

Menurutnya, semua keperluan sudah disampaikan sedari awal pengajuan dana hibah ke Pemkab Sukabumi. Sehingga tidak perlu meminta kembali.

“Bahkan untuk peningkatan honor lembaga adhoc di Bawaslu sudah dimasukan dalam pengajuan hibah awal,” ucapnya.

Hal itu menurutnya, berbeda dengan KPU Kabupaten Sukabumi. Di mana, surat edaran untuk KPU itu telat. Sehingga, harus pengajuan kembali.

“Kalau Bawaslu dari awal sesuai SE kementerian. Kalau KPU SE nya telat,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Sukabumi kembali mengajukan anggaran kepada pemda setempat. Jumlah anggaran yang diajukan lagi sebanyak Rp24 miliar.

“Kita sudah mendapatkan dana hibah sebesar Rp73.995.270.100 untuk Pilkada 2020. Namun ada aturan baru, sehingga kita mengajukan lagi untuk penambahan anggaran sebesar Rp24miliar. Aturan ini terkait naiknya honor badan adhoc,” terang Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman.

(yud/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds