Dalam Sehari, Dua Peristiwa Kebakaran Kepung Kota Sukabumi

Petugas Pemadam kebakaran BPBD Kota Sukabumi saat memadamkan api.

Petugas Pemadam kebakaran BPBD Kota Sukabumi saat memadamkan api.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Sukabumi dalam satu hari. Bahkan, pada kejadian pertama mengancam Perumahan Pesona Ciberem, yang berada di Jalan RA Kosasih, Kota Sukabumi.

Sedangkan, peristiwa kedua terjadi di Jalan Cemerlang, Kampung Cijambe Pakojan RT 04/10 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Data yang diperoleh Radar Sukabumi, kenaika pertama kebakaran membakar lahan gambut di sekitar perumahan elit Perumahan Pesona Ciberem, yang berada di Jalan RA Kosasih pada pukul 15:00 WIB.

Sedangkan kejadian kedua, menimpa Amisah (65), warga Jalan Cemerlang, Kampung Cijambe Pakojan RT 04/10 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Kepala Seksi Kebakaran BPBD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi sekitar 15.00 WIB,Kebakaran ini membuat panik warga sebab dekat dengan perkumiman dan hampir membakar rumah yang berada di sekitar lahan.

“Untuk sementara tidak bisa di prediksi, api muncul darimana. Mungkin, dari pembakaran, karena kita lihat, di lahan ini limbah kayu, yang di buang persis di sekitar lingkungan perumahan Pesona Ci Beureum,” terangnya, Senin (21/10).

Hendar mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran padam setelah diturunkan 4 unit damkar dan personil sekitar 18 orang di bantu dengan BPBD Kota Sukabumi,Api dapat padam 15 menit kemudian.

“Jadi pada saat api membesar, di khawatirkan warga api itu merambat kerumah. Karena kita liat, sudah persis di belakang rumah, dan kalo hitungan kita kurang lebih seluas 200 meter lahan yang terbakar,” tutupnya.

Terpisah, Kapolsek Warudoyong Kompol Kuswaha menyebut, asal mula api diduga berasal dari dapur rumah, tepatnya dari korsleting listrik lampu yang tengah menyala.

Kebakaran bermula saat penghuni rumah sedang berada di dalam rumah dan berbincang keluarga. Tiba-tiba, penghuni rumah melihat percikan api datang dari gantungan lampu yang sedang menyala.

“Kemudian berteriak meminta tolong kepada warga dan tidak lama kemudian warga pada datang dan membantu memadamkan api yang membakar rumah tersebut. Sekitar pukul 18.00 WIB, api dapat dipadamkan atas bantuan warga setempat.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil sekitar Rp 50 juta, rumah milik ibu Amisah yang berukuran 20×20 meter persegi. Rumah semi permanen, ” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds