Pemkab Sukabumi Diperiksa Tim BPK RI

Perwakilan BPK diterima Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Gedung Pendopo, Palabuhanratu, selasa (1/10/19).

Perwakilan BPK diterima Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Gedung Pendopo, Palabuhanratu, selasa (1/10/19).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat di Aula Pendopo, Pelabuhanrtatu.

Kedatangan tim BPK RI ini untuk memeriksa pendahuluan mengenai pembangunan infrastuktur di Kabupaten sukabumi pada tahun ini.

Wakil Penanggungjawab Tim pemeriksa pendahuluan BPK RI, Faisal Hendra mengatakan, BPK akan melakukan pemeriksaan dengan beberapa tahapan sesuai dengan kebutuhan data yang harus terpenuhi dalam pemeriksaan awal ini.

“Ada beberapa tahapan pengumpulan data yang akan kami lakukan. Sedangkan untuk pemeriksaan ini sendiri, seperto pembangunan insfrakstruktur baik pembangunan jembatan, jalan dan pembangunan lainnya,” kata Faisal, selasa (1/10/19).

Faisal meminta, dalam proses pemeriksaan ini semua perangkat daerah dapat mendukung dan bisa bekerjasama dengan baik. “Metodologi pemeriksaan ini diantaranya adminstrasi, wawancara, pemaparan dan pemeriksaan fisik,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengapresiasi dengan kehadiran BPK RI di Kabupaten Sukabumi. Marwan meminta seluruh perangkat daerah agar terus membantu BPK selama proses pemeriksaan supaya berjalan lancar.

“Setiap Perangkat Daerah harus bisa memberikan masukan dan pendampingan demi kelancaran pemeriksaan dan pengawasan ini,” paparnya.

Menurut Marwan, hasil akhir dari pemeriksaan BPK bisa dijadikan bahan evaluasi untuk diperbaiki apabila terdapat kekurangan demi terwujudnya Sukabumi lebih baik.

“Tentu hasil pemeriksaan akhir nanti bisa menjadi satu evaluasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Dengan adanya pemeriksaan ini, sambung Marwan, pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat mengetahui kekurangan dan kelebihannya.

“Nanti bisa lihat hasil akhirnya, dimana kekurangan dan kelebihan yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan masih bisa mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

buku nikah

Tahun 2020, Nikah Makin Sulit

Mulai tahun 2020, calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan pernikahan nampaknya tidak akan semudah membalikan telapak tangan,