Tahun Depan, Penertiban Parkir Liar di Kota Sukabumi Diperkuat

Pemandangan kendaraan yang memarkir kendaraannya di zona larangan parkir.

Pemandangan kendaraan yang memarkir kendaraannya di zona larangan parkir.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Mulai tahun depan, penertiban parkir liar di Kota Sukabumi bakal diperkuat dari sisi anggaran. Karena memang, sejak diberlakukan pada lima Agustus silam, ternyata tidak anggaran yang di poskan secara khusus untuk pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 mengenai penyelenggaraan Perhubungan tersebut.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kota Sukabumi, Imran Wardhani. Menurutnya, selama penertiban parkir liar dilakukan di tahun ini, belum sama sekali terdapat anggaran khusus untuk program prioritas Dinas Perhubungan Kota Sukabumi tersebut.

“Penertiban parkir liar pada tahun pertama ini merupakan langkah awal, tidak ada anggran khusus untuk pelaksanaan penertiban ini. Tapi, alhamdulillah kami memiliki para petugas yang tetap konsiten untuk menegakan peraturan daerah ini,” ungkap Imran saat ditemui diruang kerjanya, Senin (23/09/2019).

Pada tahun depan, sebut Imran, pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 mengenai penyelenggaraan Perhubungan tersebut bakal diperkuat dari sisi anggaran. Sehingga pelaksanaan dilapangan bakal semakin optimal.

“Semoga saja ditahun depan, penertiban parkir liar ini lebioh diperkuat dari sisi anggran. Walaupun begitu, sejauh ini kami tetap konsistren untuk mewujudkan tertib parkir di Kota Sukabumi,’ ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Sukabumi selama kurun waktu 6 Agustus 2019 sampai 17 September 2019 ini berhasil menindak pelanggar parkir liar sebanyak 814 penindakan.

“Pelanggar didominasi oleh roda dua, Selama Agustus ada 533 penindakan, September ada 281,” sebutnya.

Sanksi yang diberikan kepada para pelanggar aturan perdatersebut bervariatif. Diantaranya dengan melakukan teguran, penggembosan dan penderekan. Adapun ruas jalan yang menjadi prioritas, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir.H Djuanda, Jalan Suryakencana, Jalan R Syamsudin SH, Jalan Zaenal Zakse, Gudang, Jalan Ciwangi, dan beberapa ruas jalan lainnya.

“Selama ini kebanyakan berupa teguran. penggembosan pun ada begitupun dengan penderekan, yang terbanyak melakukan pelanggaran terdapat di sepanjang jalan Ahmad Yani.” tukasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds