Masa Peralihan, BPBD Kota Sukabumi: Waspadai Pohon Tumbang

Ilustrasi Pohon Tumbang.

Ilustrasi Pohon Tumbang.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Masa peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan rupanya harus diwaspadi betul olah masyarakat Kota Sukabumi, lantaran dalam masa peralihan cuaca ini kerap terjadi anomali (penyimpangan) cuaca seperti halnya angin kencang ataupun tingat curah hujan yang signifikan.

Seperti halnya angin yang menumbangkan pohon beringin di Jalan Bhayangkara pada Rabu (11/9/19) sekitar pukul 10:15 WIB.

Sebelum pohon beringin berukuran besar ini tumbang kejalan, terjadi tiupan angin yang cukup kencang sehingga pohon roboh dan menimpa badan jalan. Kendati tidak ada korban jiwa maupun luka, namun arus lalulintas sempat terganggu karena proses evakuasi pohon cukup memakan waktu.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain memperkirakan, tumbangnya pohon beringin di Jalan Bhayangkara tersebut merupakan dampak dari anomali cuaca pada masa peralihan cuaca. Selain itu, usia pohon yang tumbang juga diperkirakan sudah cukup tua.

“Anomali cuaca dalam masa peralihan cuaca biasa terjadi, dari musim kemarau ke hujan ataupun sebaliknya. Penyimpangan cuaca ini bisa saja menjadikan curah hujan yang cukup tinggi ataupun angi yang cukup kencang,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Rabu (11/09/2019).

BPBD Kota Sukabumi, lanjut Zul, selalu meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dianggap membahayakan. Selain itu, pihaknya menghimbau masyarakat tetap waspada dalam amsa peralihan musim ini.

“Kami intens berkoordinasi dengan DLH soal penanganan pohon di Kota Sukabumi untuk melakukan pemangakasan ataupu pemotyongan pohon yang dianggap membahayakan,” tutupnya.

Sementara itu, Ade salah satu saksi kejadian mengungkapkan, sebelum pohon beringin itu ambruk angin cukup kencang melanda wilyah itu, secara tiba-tiba pohon itu langsung ambruk. Baiknya, saat pohon tumbang tidak ada pengguna jalan yang melintas.

“Sebelum ambruk angin kencang memang, secara tiba-tiba langsung ambruk begitu saja. Beruntung dijalan tdiak ada yang melintas, tidak lama setelah kejadian petugas langsung datang dan melakukan evakuasi,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds