Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Kijang di Jampangtengah Terbang Bebas ke Jurang

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi laka lantas mobil Kijang Rover di Jalan Raya Pasir Angin, Desa/Kecamatan Jampangtengah, selasa (10/9/19).

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi laka lantas mobil Kijang Rover di Jalan Raya Pasir Angin, Desa/Kecamatan Jampangtengah, selasa (10/9/19).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Mobil Kijang Rover bernomor polisi F 1583 SS terbang bebas ke jurang sedalam 50 meter di Jalan Raya Pasir Angin, Desa/Kecamatan Jampangtengah, selasa (10/9/19) dini hari.

Meski tidak ada korban jiwa, namun sopir dan dua orang penumpangnya mengalami luka cukup parah. Dugaan sementara, penyebab kecelakaan ini karena sopir dalam kondisi ngantuk saat berkendara.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Samsuri mengatakan, peristiwa kecelakaan tunggal ini bermula saat sopir, Ejen (45) warga Kampung Wangun, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah melaju dari arah Jampang menuju Sukabumi. Setiba di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil yang dikemudikannya hilang kendali dan akhirnya masuk jurang.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja sopir mengalami luka benturan di bagian pinggangnya. Sementara dua orang penumpang mengalami luka di atas dahi dan luka memar di kepala,” jelas Samsuri kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Selasa (10/09/2019).

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, kecelakaan lalu lintas ini diduga akibat human error. Sang sopir tidak hati-hati saat mengendarai kendaraan.

“Dugaan sementara kecelakaan ini, akibat sang sopir ngantuk. Saat mengendarai kendaraannya, ia hilang kendali hingga akhirnya mobil oleng dan masuk jurang,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaannya saat mengendarai kendaraan. Terlebih lagi medan jalan di Sukabumi, tepatnya jalur Pajampangan banyak tikungan tajam dan tanjakan curam.

“Jangan memaksakan diri mengendari kendaraan bila kondisi ngantuk. Dan jangan lupa, gunakan sabuk pengaman ataupun helm saat berkendara,” pungkasnya.

Seorang warga Kampung Jelebud, Desa/Kecamatan Jampangtengah, M. Ridwan (30) mengaku mengetahui kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekira pukul 02.00 WIB itu, dari salah seorang sopir truk yang melaju dari arah Sagaranten menuju Sukabumi.

“Saat kami datangi, ternyata benar. Kami langsung laporan ke Polsek Jampangtengah,” ujarnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds