Parkir Sembarangan, Mobil Milik ASN Kota Sukabumi Digembosi

Mobil milik salah seorang ASN Kota Sukabumi terjaring razia gembos ban oleh Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Mobil milik salah seorang ASN Kota Sukabumi terjaring razia gembos ban oleh Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dinas Perhubungan Kota Sukabumi nampaknya makin gencar dalam penegakan peraturan daerah mengenai parkir sembarangan.

Kali ini, tim patroli Dishub menggembosi ban mobil milik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terparkir di lajur sepeda di Jalan Suryakencana, tepatnya di depan Gedung Inspektorat, Kecamatan Cikole, belum lama ini.

Kasi Dal Ops Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Agus Ahmad membenarkan pemberian sanksi tersebut. Menurut dia, petugas patroli menemukan kendaraan jenis minibus terparkir tidak pada tempatnya, sehingga sesuai aturan dilakukan penindakan sebagaimana mestinya.

“Kami tidak padang bulu, saat memang ada warga yang parkir sembarangan, anggota akan menindak tegas dengan menggembosi ban,” tegas Agus kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Kamis (05/09/2019).

“Mobil itu terparkir di lajur sepedaAnggota sempat mencari pemiliknya tapi tidak ada. Jadi digembosin anggota,” lanjutnya.

Agus mengaku, di wilayah tersebut memang tidak ada rambu lalu lintas. Namun kendaraan tersebut melanggar dengan memarkirkan kendraan oada lajur sepeda yang berwarna hijau.

Dalam patroli gembos ban ini kata Agus, penindakan yang dilakukan anggotanya tidak serta merta langsung melakukan sanksi tegas. Akan tetapi jika memang ada sopirnya saat terparkir, petugas mengingatkannya terlebih dahulu.

“Kalau ada orangnya sih kita ingatkan biar dipindahkan. Kalaupun tidak ada kita gembos ban,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPT parkir pada Dishub Kota Sukabumi, Rudi Hartono mengakui banyak mendapat laporan dari masyarakat baik secara langsung maupun di media sosial, kurangnya sosialisasi penegakan Perda perhubungan. Juga membenarkan masih kurangnya rambu-rambu peringatan dan kebutuhan rambu lainnya.

“ Perda ini umurnya belum satu tahun, harus terus dievaluasi tata cara penindakan dan kebutuhan sarana dan prasarana juga SDM masih minim,”ujarnya.

Ditemui terpisah, ASN yang enggan disebutkan namanya itu mengaku tidak mengetahui tentang adanya penegakan perda perhubungan yang telah dijalankan oleh Dishub. Dia pun mengakui kurang update berita dan perkembangan terbaru di wilayah Kota Sukabumi karena kesibukan bekerja.

“Tidak tahu kalau ini lajur parkir, Tidak ada rambu-rambu larangan parkir disepanjang jalan ini, saya tidak melihatnya. Seharusnya dilengkapi lagi dengan spanduk atau rambu-rambu biar masyarakat bisa diingatkan,”akunya.

(RS/bal/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds