Masih Menunggu Dana Hibah, Bawaslu Ungkap Rencana Penggunaannya

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Dana hibah dari Pemda Sukabumi rencananya akan digunakan Bawaslu Kabupaten Sukabumi untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Pihak Bawaslu Kabupaten Sukabumi masih menunggu kepastian Pemda setempat terkait nominal Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Haryanto mengatakan, lembaga yang dipimpinnya telah mengusulkan dana hibah sebesar Rp40 miliar. Namun dalam pembahasan menyusut menjadi Rp38 miliar.

“Sampai sekarang dana hibah untuk kami belum ada kepastian. Kami sudah beberapa kali membahas dengan Pemda,” ujarnya sela kegiatan Refleksi Tahapan Pemilu 2019, Kamis (29/8).

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sukabumi Anzar Kusnandar menegaskan pengajuan besaran dana itu berbasis kinerja, bukan berbasis anggaran. Hal itu berpedoman pada Permedagri Nomor 54 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Penganggaran Pilkada dan Keputusan Ketua Bawaslu RI No: 0194/K.Bawaslu/PR/.03.00/VIII/2019 tentang Standar Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati serta Wali kota.

“Usulan itu bukan asal-asalan, tapi sudah sesuai aturan. Kita berharap Pemda Bisa mengoptimalkan besaran dana yang kita usulkan agar kita lebih mengedepankan ke pencegahan pelanggaran Pemilu,” ucapnya.

Dijelaskan Teguh, sebagian besar dana tersebut digunakan untuk honor pengawas yang jumlahmua mencapai 51 persen. Selain itu ada juga pelatihan dan bimbingan teknisberupa pelatihan kepada pengawas Add Hoc (sementara) di tingkat kecamatan, kelurahan, desa, dan lapangan.

Lebih detail Teguh menjelaskan, honor itu dipakai untuk 31 orang terdiri dari komisioner plus kesekretariatan. Selain itu personel panwascam dengan kesekretariatan mencapai 517 orang, pengawas desa dan kelurahan sebanyak 386 orang.

“Belum lagi pengawas adhoc di tiap TPS. Bila mengacu kepada Pilgub Jabar lalu, jumlahnya mencapai 4.018 TPS.Maksimal kapasitas per TPS 800 pemilih. Kalaupun memang ada penambahan paling di bawah 10 TPS,” pungkasnya.

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds