Musim Kemarau, 400 KK di Desa Karangtengah Sukabumi Kesulitan Air Bersih

Pemdes Karangtengah saat memberikan bantuan air bersih di Kampung Kamandoran, senin (26/8/19).

Pemdes Karangtengah saat memberikan bantuan air bersih di Kampung Kamandoran, senin (26/8/19).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Sekitar 400 Kepala Keluara (KK) di Kampung Kamandoran, RW 10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, kesulitan air bersih. Pemerintah Desa (Pemdes) setempat pun langsung mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk keperluan warga di tengah-tengah musim kemarau sekarang ini.

Kepala Desa Karangtengah, Geri Iman Sutrisno didampingi Kasi Kesejahtran Sosial (Kesos), Euis Siti Komalawati mengatakan, dari 400 KK, kurang lebih ada 1.000 jiwa yang membutuh air bersih. Ia pun mengklaim, pembagian air bersih ini dilakukan untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih tersebut.

“Setiap tiga hari sekali kami memberikan bantuan air bersih untuk keperluan warga. Karena memang, semenjak kemarau ini warga sulit mendapatkan air bersih,” kata Geri kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Senin (26/08/2019).

Geri menjelaskan, kondisi kesulitan air bersih ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Sumursumur yang dimiliki warga, kini kondisinya sudah banyak yang mengering.

“Yang lebih parah itu baru dua minggu. Karena semua sumber air warga mengering,” jelasnya.

Menurutnya, dari wilayah yang ada di Desa karangtengah, kesulitan air bersih ini hanya terjadi di Kampung Kamandoran saja. Untuk kampung lainnya, hingga kini masih dalam kondisi normal.

“Alhamdulillah untuk kampung lainnya belum ada laporan kesulitan air bersih. Hanya Kampung Kemandoran saja,” ucapnya.

Ke depan, Geri akan berkoordinasi dengan Perusahaan Umum Daerah Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi untuk mendapatkan suplai air bersih.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Perumda untuk mendapatkan bantuan air bersih,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RW 10, Etis Sutisna berharap, pemerintah dapat terus membantu memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga. Lantaran, sudah dua minggu ini sumber air mengering. Otomatis hal ini, membuat warga kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

“Mudah-mudahan baik Pemdes maupun Pemkab bisa terus memberikan bantuan air bersih ini. Karena memang warga sangat membutuhkannya,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds