Parkir Liar di Kota Sukabumi Masih Gentayangan

Pemandangan kendaraan yang memarkir kendaraannya di zona larangan parkir.

Pemandangan kendaraan yang memarkir kendaraannya di zona larangan parkir.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kendati petugas Dinas Perhubungan Kota Sukabumi terus melakukan patroli parkir liar setiap harinya, namun ternyata tidak membuat para pengendara bandel taat dalam memarkir kendaraannya.

Bahkan, pengendara yang memarkir kendaraannya sembarangan terkesan kucing-kucingan dengan petugas yang melakukan patroli rutin.

Seperti halnya, yang terlihat di ruas Jalan RE Martadinata, para pengendara, khususnya roda dua masih kerap terlihat memarkirkan kendaraannya sembarangan.

Padahal, disepanjang ruas jalan tersebut dilarang parkir disepanjang jalan. Baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Diakui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Imran Wardani. Menurutnya, kendati sangsi tegas telah di berlakukan dan patroli rutin terus dijalankan, namun rupanya belum mewujudkan kesadaran sepenuhnya dari masyarakat.

“Betul memang, walaupun kami sudah memberlakukan sangsi tegas, masih saja banyak kendaraan yang parkir sembarangan, terutama pengguna sepeda motor, karena memang kuncinya adalah kendaraan masyarakat,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), senin (19/8/19).

Imran juga menyebut, pengguna kendaraan roda dua mendominasi parkir sembarangan. Namun, ketiga petugas datang pelanggar itu langsung melarikan diri.

“Ya, yang paling banyak itu roda dua, terutama ojek online yang sembarang parkir, tapi pengendaranya tidak jauh dari motor, sehingga saat petugas datang mereka langsung melarikan diri,” terangnya.

Dalam setiap harinya, sebut Imran, pihaknya menerjunkan petugas patrol sebanyak 12 personel menyisir ruas-ruas jalan zona merah parkir liar.

“Ada 12 personel kita patroli, dari pukul 09:00 sampai 12:00 WIB, dilanjut pukul 15:30 sampai 17:00 WIB ,” sebutnya.

Hingga saat ini, Imran merinci, terdapat 241 kendaraan roda dua dan empat yang telah ditindaknya. Antara lain, 127 kendaraan digembos, 88 ditilang dan 26 pengendara diberikan sosialisasi.

“Kami berharap agar kesadaran masyarakat untuk memarkir kendaraannya secara tertib tercipta, sehingga arus lalu lintas dan pejalan kaki tetap bisa menikmati trotoar,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds