Kekeringan di Sukabumi Semakin Parah, Air Sungai Mulai Dikonsumsi

Seorang warga asal Kampung Tegaldatar, RT 19/5, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong , saat mengambil air ke jerigen di sungai Cikaso Cikaler, untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi dan masak.

Seorang warga asal Kampung Tegaldatar, RT 19/5, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong , saat mengambil air ke jerigen di sungai Cikaso Cikaler, untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi dan masak.


Pihaknya mengaku, sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah Desa Neglasari. Namun, entah alasan apa hingga saat ini, belum mendapatkan respon yang jelas.

“Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan air bersih atau membangun sumur bor di lokasi perkampungan ini. Sehingga, saat musim kemarau warga tidak mengalami krisis air bersih seperti sekarang,” pinta Rully.

Sementara itu, Camat Lengkong, Agung Budiman mengaku belum mengetahui secara pasti soal adanya warga Kecamatan Lengkong yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mencuci, mandi dan masak. Lantaran, sampai saat ini belum mendapatkan laporan secara resmi dari pemerintah desa setempat.

“Kalau musim kemarau, pasti banyak warga yang mengalami krisis air bersih. Namun untuk warga yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan memasak dan minum, saya baru mengetahui sekarang. Terlebih lagi, saya baru dua pekan bertugas disini,” katanya.

Meski demikian, pihaknya akan mengintuksikan petugasnya untuk meninjau lokasi perkampungan tersebut. Setelah itu, ia akan meminta kepada pemerintah desa untuk segera membuatkan surat permohonan bantuan air bersih.

“Nanti, akan kami tindak lanjuti kepada BPBD agar dapat bantuan air bersih,” timpalnya.

(RS/den/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds