Listrik Padam, Enam Rumah di Cidahu Sukabumi Hangus Terbakar

Kobaran api menghanguskan enam rumah di Pondokkaso, RT 7/2, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Kobaran api menghanguskan enam rumah di Pondokkaso, RT 7/2, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemadaman listrik yang terjadi minggu (4/8/19), menyebabkan enam rumah warga di Pondokkaso, RT 7/2, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, hangus dilalap si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian materil hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, kebakaran yang terjadi sekira pukul 19.30 WIB ini, sumber api diduga kuat berasal dari lilin yang tengah menyala di rumah kontrakan Eti (30). Selang berapa menit, api membesar dan merambat ke rumah Mumuh (40), Cucun (50), Wahyu Erwin Sukirman (30), Maria (23), Nanang (35).

“Berdasarkan laporan dari petugas lapangan, saat kejadian Bu Eti yang tengah ngontrak di kampung tersebut, tengah menyalakan lilin. Karena, sudah berjam-jam di wilayah itu terjadi pemadaman listrik. Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, ia keluar dari rumah kontrakan tersebut untuk pergi ke warung.

Diduga lilin itu jatuh ke lantai hingga apinya merambat ke bagian dinding dan membakar rumah milik warga yang lainnya,” jelas Daeng kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group) melalui telepon selularnya, minggu (4/8/2019).

Saat kejadian, petugas gabungan dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cidahu langsung menuju lokasi kejadian untuk berupaya memadamkan api.

“Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Damkar Cicurug dan Cibadak di terjunkan ke lokasi kejadian,” paparnya.

Saat proses pemadaman api, sambung Daeng, petugas sempat kesulitan. Selain kondisi angin cukup kencang juga mobil pemadam kebakaran tidak bisa mendekati lokasi kebakaran. Lantaran, jalan menuju lokasi kejadian tidak bisa dilitasi kendaraan roda empat.

“Memang lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk. Meski demikian, berkat kerja keras dan kerjasama, akhirnya api dapat dipadamkan. Sehingga, api hanya menghanguskan enam rumah warga saja,” paparnya.

Saat ini, seluruh keluarga korban kebakaran tersebut, sudah dievakuasi oleh muspika setempat ke rumah sanak saudaranya.

“Untuk jumlah kerugian, kami belum bisa mengetahui nominalnya secara benar. Namun, bila dilihat dari laporan petugas di lapangan, kebakaran ini menyebabkan kerugian sekitar ratusan juta rupiah,” tandasnya.

Untuk mengantispasi hal serupa, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaannya di musim kemarau.

“Terlebih saat mati listrik, warga agar siaga dan waspada saat menyalakan lilin. Jangan sampai menyimpan lilin di lokasi dekat dengan material yang mudah terbakar. Sehingga menyebabkan peristiwa kebakaran,” pungkasnya.

(RS/den/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds