Pemkot Sukabumi Kejar Target Serapan Anggaran

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus menggenjot serapan anggaran pada triwulan ketiga. Lantaran, hingga triwulan dua serapan anggaran belum melebihi lima puluhan persen. Hal itu, diungkapkan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan dan Kerjasama Daerah, Rahmat Sukandar.

Menurutnya, berbagai faktor melatarbelakangi tidak tercapainya target serapan anggaran tersebut.

“Iya, kami akui memang sampai triwulan dua dan masuk ke triwulan ketiga ini serapan anggaran belum sesuai targetan,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, jum’at (2/8/19).

Anggaran yang tidak terserap tersebut, mulai dari anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat dan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ya, yang tidak terserap mulai dari DAK dan Bangub, seperti halnya bebrpaa kegiatan yang ada di Dinas Perhubungan Kota Sukabumi,” sebutnya.

Menurut Rahmat, kendala tidak terserapnya anggaran Bangub, yakni belum adanya Detail Engineering Design (DED), sehingga pemerintah Kota Sukabumi tidak bisa melaksanakan kegiatan. Adapun, untuk DAK yang tidak terserap karena adanya regulasi baru yang merubah dokumen hingga persyaratan lelang.

“Yang dari DAK seperti bisa masalah klasik, juklak juknisnya selalu datang diujung, ini menyebabkan mepet dalam melaksanakan lelang. Adapun yang Bangub, kami masih berkoordinasi dengan Pemprov,” terangnya.

Berangkat dari persoalan tersebut, Pemrintah Kota Sukabumi bakal melakukan proses penyiapan dokumen lelang, sehingga programprogram pada 2020 nanti bisa secepatnya dilakukan.

“Kedepan, setelah Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ditetapkan, kami langsung laksanakan kegiatan penyiapan dokumen lelang,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds