Realisasi Mega Proyek di Kota Sukabumi Masih Abu-Abu

Lapangan Merdeka Kota Sukabumi saat difoto dari atas menggunakan drone. Ist

Lapangan Merdeka Kota Sukabumi saat difoto dari atas menggunakan drone. Ist

Cacay pun mengaku anggaran penataan lapang merdeka tersebut akan kembali diajukan pada tahun 2020 mendatang. Disisi lain pihaknya tidak mau ambil resiko, tidak mau ada tanggapan dari masyarakat pembangunan di Kota Sukabumi ini tidak selesai terus.

“Kita ingin tendernya dari awal, ini juga jadi image masyarakat ke kita, pemerinta bisa membongkar tapi tidak bisa membangun. Kita lagi bahas dulu dengan teman-teman di SKPD lain. Tapi kita akan usahakan tetap dikerjakan dengan pertimbangan-pertimbangan,” kilahnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Sony Hermanto. Menurutnya pertimbangan waktu yang memang tidak memungkinkan untuk mengerjakan penataan alun-alun Kota Sukabumi secara sempurna. Makanya pihaknya akan membuat startegi agar program dari Gubernur Jabar itu dibagi menjadi dua tahap pekerjaan.

” Kita berhitung secara logis tidak mengawang-awang, bantuan Pemprov ini tidak mengena multiyear, mekanismenya harus satu tahun anggaran . Berarti harus ada strategi, kita melihat waktu efektif itu 3 bulan, lelang juga belum. Makanya membagi dua pekerjaan, tahap kesatu tahun sekarang dan tahap kedua tahun depan,” bebernya.

Dijelaskan Sony kalau berbicara jadwal waktu, DED untuk penataan alun -alun itu sudah dibedahnya dan memerlukan waktu sekitar 6 bulan. Sedangkan saat ini sudah memasuki dipertengahan tahun.

” Gak mungkin lelang juga belum. ini bulan juni, misalnya lelang itu kan 60 hari atau sekitar 2 bulan.berarti sisa waktu pengerjaan 3 bulan, Oktober, November dan Desember, apakah bisa,” jelasnya.

Loading...

loading...

Feeds