Tragedi Pelepasan Haji, Pemkot Sukabumi Ungkapkan Keprihatinan

Sejumlah warga dan aparat kepolisian saat berada di lokasi terjadinya kecelakaan maut yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terhimpit pagar gedung juang 45, selasa (16/7/19).

Sejumlah warga dan aparat kepolisian saat berada di lokasi terjadinya kecelakaan maut yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terhimpit pagar gedung juang 45, selasa (16/7/19).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan keprihatinan dan turut berduka cita atas musibah yang terjadi pada saat pelepasan calon jamaah haji di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, selasa (16/7/19).

Dalam musibah itu terjadi kecelakaan yang mengakibatkan sebanyak empat orang pengantar calon jamaah haji terluka dan satu orang meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok dan pagar yang ditabrak bus rombongan haji.

“Kami prihatin dan berduka cita atas kejadian yang tadi (kemarin ,red)menimpa pengantar calon jamaah haji,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat memantau penanganan medis terhadap para korban kecelakaan di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Fahmi meminta, petugas dokter dan tim medis untuk bekerja maksimal menangani para korban. Selain itu, pihaknya akan menanggung semua biaya perawatan medis
para korban.

“Semua korban sudah ditangani secara maksimal oleh tim medis,” akunya. “Untuk biaya perwatan di rumah sakit Pemkot akan menanggungnya,” sambung dia.

Fahmi pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban baik yang meninggal dunia maupun yang kini masih dalam perawatan medis. Pemkot menyerahkan sepenuhnya penyelidikan terhadap kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

Menurut Fahmi, acara pelepasan calon jemaah haji telah dipersiapkan seoptimal mungkin antara Pemda bersama Kementerian Agama dengan melibatkan institusi lainnya. Selain itu pelepasan calon jamaah haji melibatkan pengamanan dari aparat kepolisian dan lainnya.

Namun kemudian terjadi musibah yang tidak dikehendaki bersama yang menyebabkan jatuhnya korban. Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Informasi dan Keluhan RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengatakan, korban yang mengalami luka-luka sudah mendapatkan penanganan medis.

‘’ Kondisi korban mengalami luka pada tangan dan sebagian pada kaki,’’ terang Wahyu.

Saat ini lanjutnya, kondisi korban luka luka dalam keadaan sadar dan belum ada yang akan dirujuk ke rumah sakit lain. Sebabnya mereka masih bisa ditangani di RSUD R Syamsudin.

Di sisi lain korban yang meninggal dunia berusia 12 tahun mengalami luka pada bagian kepala. Petugas medis sudah berupaya memberikan pertolongan maksimal namun akhirnya meninggal dunia.

(RS/bal/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds