Terekam CCTV, Pencuri Minimarket di Sukabumi Kembali Beraksi

Kepala toko, Novita Nuplus Putri menunjukan plapon yang dibobol maling, Rabu (19/6/19). Radar Sukabumi

Kepala toko, Novita Nuplus Putri menunjukan plapon yang dibobol maling, Rabu (19/6/19). Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tiga pencuri terekam CCTV saat menjalankan aksinya disalah satu minimarket yang ada di Kampung/Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Rabu (19/6/19). Akibat insiden itu, kerugian ditaksir mencapai belasan juta. Polisi pun saat ini tengah menyelidiki kasus ini.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), kejadian ini diketahui saat pegawai minimarket akan mulai beraktivitas pada pagi hari.

Mereka kaget ketika melihat kondisi minimarket sudah dalam keadaan acak-acakan. Setelah dicek pada kamera pengaman (CCTV), diketahui pada sekira puku 03.30 WIB, terdapat aksi pencurian.

“Mereka masuk dengan membobol dinding samping dan merusak pelapon,” ujar Kepala toko, Novita Nuplus Putri (25) kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group).

Menurut Novita, dalam rekaman CCTV yang berdurasi 15 menit, terdapat tiga kawanan pencuri. Satu orang diantaranya berada di luar, sedangkan dua orang lainnya masuk dan menjarah isi toko.

“Yang masuk ada dua orang, sementara satu orang lainnya di luar toko berjaga. Mereka menggunakan mobil jenis grand max,” tandasnya.

Dijelaskan Novita, setelah dilakukan pengecekan barang, kebanyakan rokok yang mereka curi. Ia pun mengasumisikan jumlah kerugian ini mencapai Rp11 juta. Dia pun mengaku sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cibadak. “Pukul 07.00 pagi tadi, pihak kepolisian sudah datang ke sini dan memeriksa semuanya,” tandasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Novi mengaku para pegawi mulai dilanda ketakutan. Terlebih bagi pegawai yang bekerja pada malam hari. Sebab itu, pihaknya meminta agar aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini.

“Kami berharap, aparat kepolisian bisa segera menangkap pencuri itu dan diproses hukum,” harapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun mengaku sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Keterangan dari sejumlah saksi sudah kami kumpulkan. Kini kami sedang menyelidiki kasus ini,” singkatnya.

(RS/bam/pojokjabar)

loading...

Feeds