Air Sungai Tercemar, Perusahaan Batu Hijau di Desa Bojongraharja Sukabumi Disoal

Seorang warga saat menunjukan kondisi sungai Cibodas yang diduga telah tercemar limbah pemotongan batu hijau di Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar.

Seorang warga saat menunjukan kondisi sungai Cibodas yang diduga telah tercemar limbah pemotongan batu hijau di Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Warga Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar mempersoalkan aktivitas perusahaan batu hijau yang berada di Desa Bojongraharja.

Karena dalam akitivitasnya, beberapa perusahaan batu hijau itu membuang limbahnya ke sungai Cibodas. Mereka menilai, limbah tersebut mencemari air sungai dan juga lahan pertanian milik warga terganggu.

Seorang tokoh masyarakat di Kampung Cilaksana, RT 2/1, Desa Bojongkembar, Iyus Sujana (53) mengatakan, warga di Kampung Leuwiurug dan Kampung Cilaksana, Desa Bojongkembar sudah beberapa tahun ini mempersoalkan pembuangan limbah batu hijau ke sungai.

“Cairan limbah itu bila kena warga, akan mengalami gatal-gatal. Karena limbah tersebut selain mengeluarkan cairan putih, juga mengeluarkan pasir dan batu kerikil,” kata Iyus kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Minggu (16/06/2019).

Saat ini, warga Desa Bojongkembar juga tidak bisa memanfaatkan air Sungai Cibodas. Lantaran, air sungai tersebut sudah berubah warna akibat perusahaan batu hijau yang membuang limbahnya ke sungai.

“Sekarang sungai Cibodas sudah total tidak bisa digunakan. Karena airnya dikhawatirkan dapat berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

Kini, air Sungai Cibodas berubah warna menjadi putih. Bahkan jika musim hujan, hampir seluruh lahan pertanian di wilayah tersebut terendam banjir. Karena saluran sungainya mengalami pendangkalan.

“Nah musim kemarau sekarang, area pesawahan menjadi rusak. Banyak yang retak dan sisa-sisa air yang berwarna putih. Bagi tanaman, khususnya padi tentunya kondisi ini tidak baik,” imbuhnya.

Loading...

loading...

Feeds