Kawasan Karst di Geopark Ciletuh Terancam Hancur Ditambang

INDAH: Suasana Geopark Cileutuh yang sangat indah di siang hari. Ist

INDAH: Suasana Geopark Cileutuh yang sangat indah di siang hari. Ist

Bahkan saat ini Wilayah Jabar Selatan sekitar 400.000 Ha sudah dikavling untuk pertambangan logam, non logam, mineral, panas bumi dan radioaktif.

 “Kami memastikan bahwa pertambangan di Jawa Barat bagian selatan ini akan menghancurkan ekosistem hutan, gunung, karst dan pesisir pantai selain tanah tanah masyarakat/petani yang akan terampas. Kita akan terus kehilangan hutan yang hilang akibat ditambang, “cetusnya.

Saat ini, kawasan karst yang masih tersisa sekitar 58.000 ha di Jawa Barat dan keberadaan geopark Ciletuh-pelabuhan ratu dan geopark pangandaran terancam hancur karena ditambang.

Sementara itu, Meiki W Paendong Selaku Manajer Advokasi dan Kampanye Walhi Jawa Barat mengatakan bahwa Perum Perhutani menjadi pihak yang telah membiarkan alih fungsi kawasan hutan menjadi areal tambang. Perum Perhutani gagal menjaga dan mengelola kawasan hutan.

Akibatnya, kawasan hutan di Jawa Barat juga semakin menyusut akibat pertambangan yang dilakukan oleh Perum Perhutani yang bekerjasama dengan perusahaan swasta melalui skema Kerjasama Operasional (KSO) seperti yang terjadi di 14 Kabupaten di Jawa Barat.

“Kami memperkirakan KSO pertambangan di kawasan hutan mencapai 144 KSO dengan luasan tambang mencapai 24.000 Ha, semnetara yang memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) hanya 98 buah. Walhi Jawa Barat juga meminta pihak Provinsi Jawa Barat untuk segera menindaklanjuti pengaduan-pengaduan warga atas praktik pertambangan yang melanggar hukum, termasuk pertambangan illegal yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Karawang, Subang, Kota Tasikmalaya, Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, “kata Meiki W Paendong.

(RS/die/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …