Pedagang Dadakan Menjamur, Walikota Sukabumi Turun Gunung

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung turun ke Jalan A Yani untuk memastikan arus lalu lintas, ketertiban pedagang dan parkir di jalan tersebut berjalan dengan baik. Ist

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung turun ke Jalan A Yani untuk memastikan arus lalu lintas, ketertiban pedagang dan parkir di jalan tersebut berjalan dengan baik. Ist

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi rupanya tidak begitu berdaya menghadapi kepadatan arus lalu lintas dan menjamurnya para pedagang dadakan hingga kesemrawutan lahan parkir di beberapa ruas jalan Kota Sukabumi menjelang lebaran 1440 hijriyah. Bahkan, hampir setiap sore hari, ruas Jalan A Yani, Harun Kabir, Ir Djuanda dan RE Martadinata nyaris lumpuh.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Derah Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat mengakui, memang dibeberapa ruas jalan Kota Sukabumi, khususnya pusat perbelanjaan terdapat peningkatan jumlah pedagang, parkir dan yang lainnya.

“Betul,kami pun mengakui karena terlihat jelas peningkatan kepadatan ruas jalan, pedagang sampai parkir di beberapa ruas jalan Kota Sukabumi. Tapi, kmi tidak tinggal diam terus melakukan penertiban-penertiban sehingga bisa meminimalisir kemacetan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Senin (27/05/2019).

Satpol PP Kota Sukabumi, lanjut Sudrajat, telah menempatkan beberapa petugas dan melakukan patroli di beberapa ruas jalan Kota Sukabumi, khususnya kawasan zona merah larangan PKL dan pusat keramaian. Namun begitu, peningkiatan jumlah pedagang, kendaraan serta manusia memang tidak bisa terelakan.

“Kami tugaskan petugas khusus dibeberapa lokasi, jika ada pedagang yang menghalangi jalan kami pindahkan, termsuk soal parkir jika terlalu memakan badan jalan kami dorong dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, biasanya kepadatan bakal meningkat kembali H-7,” tutupnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung turun ke Jalan A Yani untuk memastikan arus lalu lintas, ketertiban pedagang dan parkir di jalan tersebut berjalan dengan baik. Orang nomor satu di Kota Sukabumi ini meminta agar para PKL tidak berjualan di trotoar.

“Saya terjun ke lapangan untuk turut mengurai kemacetan lalu lintas, dari pantauannya masih ada sejumlah pengendara sepeda motor yang parkir di kawasan yang tidak diperbolehkan, termasuk para pengendara kendaraan baik sepeda motor dan kendaraan roda empat agar mematuhi ketentuan yang ada. Khususnya, dengan tidak parkir di kawasan terlarang.” ungkapnya.

Penataan PKL Jalan Ahmad Yani, ditargetkan dilakukan pada triwulan pertama 2020 mendatang. Langkah ini dilakukan setelah selesainya pembangunan Pasar Pelita yang ditargetkan rampung pada akhir 2019.

“Pada 2019 telah dilakukan penataan trotaar di Jalan Siliwangi, Suryakencana, dan jalan R Syamsudin serta ke depan di Jalan Dago. Selain itu penataan Alun-Alun Sukabumi dan Lapangan Merdeka,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

pernikahan

Sertifikat Layak Nikah Bikin Susah

Sertifikat layak nikah itu nantinya akan dijadikan syarat bagi calon pengantin untuk menikah. Jika tidak memiliki sertifikat tersebut, calon pengantin …