Si Jago Merah Ngabuk di Sukabumi, Rugikan Rp 650 Juta

Petugas kebakaran saat beruapaya memadamkan api disalah satu lokasi kebakaran, minggu (26/5/19). Ist

Petugas kebakaran saat beruapaya memadamkan api disalah satu lokasi kebakaran, minggu (26/5/19). Ist

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Mendekati Idul Fitri, peristiwa kebakaran kerap terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kemarin, dua insiden kebakaran terjadi di tempat yang berbeda dan diduga penyebabnya adalah korsleting listrik.

Satu orang dikabarkan mengalami luka-luka, sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp 650 juta. Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), kebakaran pertama terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhul Muata’alimin, Kampung Pangandegan RT 18/07, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda sekitar pukul 9.15 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu orang santri atas nama Ali Azi Halimudin (15) mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Api muncul di lantai dua yang konstruksi bangunannya banyak dari dari kayu sehingga api dengan cepat melalap seluruh isi bangunan,” kata Camat Parungkuda, Amir Hamzah saat dihubungi Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Minggu (26/05/2019).

Lanjut Amir, masyarakat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian datang satu unit Damkar dari Pos Damkar Cibadak. Sekitar dua puluh menit api baru dapat dipadamkan.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta. Bukan hanya bangunan, kebakaran juga menghanguskan ratusan kitab dan Alquran,” ungkapnya.

Selanjutnya kebakaran terjadi di Kampung Tanjung, RT 6/1, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten. Dalam insiden ini, sedikitnya empat rumah warga hangus dilalap si jago merah sekira pukul 16.00 WIB. Tak korban jiwa, namun keluarga korban mengalami kerugian materil hungga mencapai ratusan juta rupiah.

loading...

Feeds