Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Rusak Parah

Mobil ambulan desa tak bisa bergerak akibat terperosok pada lubang jalan dan bebatuan yang licin, kamis (16/5/19). Ist

Mobil ambulan desa tak bisa bergerak akibat terperosok pada lubang jalan dan bebatuan yang licin, kamis (16/5/19). Ist

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Jalan penghubung Kecamatan Nagrak dengan Kecamatan Ciambar kondisinya rusak berat. Akibatnya, aktivitas warga dan para pengendara di wilayah ini pun terhambat.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), kerusakan jalan yang berstatus kabupaten ini sudah lama tidak diperbaiki. Dampak dari kerusakan jalan ini, selain menghambat pada lajunya perekonomian, juga warga kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit.

Seperti yang terjadi Kamis (16/5/19), mobil ambulans milik Pemerintah Desa (Pemdes) Nagrak Utara terpaksa didorong karena roda belakangnya mengangkang. Ini karena kondisi jalan berbatu, sehingga roda belakang tak bisa bergerak.

“Ya, kejadian ini bukan kali pertamanya, tetapi sudah sering karena kondisi jalannya yang sudah rusak parah. Apalagi sekarang musim hujan kondisi jalannya semakin licin,” kata Kepala Desa (Kades) Nagrak Utara, Basroh Ramdansyah kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Kamis (16/05/2019).

Menurut Basroh, tidak hujan saja kendaraan kesulitan melintas, apalagi ketika hujan. Tak heran, jika Pemdes kesulitan dalam mengevakuasi orang sakit untuk mendapatkan pelayanan medis.

“Tentunya dengan kerusakan jalan seperti ini sangat menghambat warga. Khususnya ketika ada yang sakit,” ulasnya.

Ia sudah berupaya mengajukan perbaikan sejak empat tahun yang lalu kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sukabumi, namun sampai saat ini belum ada relaisasi. Padahal jalan ini, menjadi jalur alternatif Ciambar – Nagrak ketika jalan utama Sukabumi-Bogor macet.

“Sempat ada sosialisasi pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), tapi sampai saat ini tidak ada implementasinya,” ucapnyapnya.

Loading...

loading...

Feeds