Lokasi Godin di Sukabumi Digerebek Satgas Ramadhan

Tim simpatik ramadhan 1440 hijriyah yang terdiri dari Ormas di bawah MUI, Polri, TNI dan Satpol PP saat menyisir titik-titik rumah makan yang buka pada siang hari. Radar Sukabumi

Tim simpatik ramadhan 1440 hijriyah yang terdiri dari Ormas di bawah MUI, Polri, TNI dan Satpol PP saat menyisir titik-titik rumah makan yang buka pada siang hari. Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tim simpatik Ramadhan 1440 hijriyah, bentukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi bersama unsur lainnya mulai menyisir titik-titik rumah makan dan restoran yang berjualan di siang hari.

Tim yang terdiri dari Ormas di bawah MUI, Polri, TNI dan Satpol PP ini mendapati belasan warung nakal yang tidak mengindahkan himbauan.

Kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Sekretaris MUI Kota Sukabumi, Muhammd Kusoy mengungkapkan, tim patroli simpatik telah melakukan operasi selama kurun waktu dau hari ini. Hasilnya, pihaknya masih cukup banyak menjumpai penjual makanan dan restoran.

“Kami memang menemukan beberapa warung makan dan restoran yang bejualan disiang hari, padahal dalam tartib Ramadan sesuai dengan Peratruan Walikota Nomor 11 tahun 2013, warung makan, restoran dan lainnya ini diperbolehkan buka setelah pukul 16:00 WIB,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (14/5/19).

Adapun tindakan yang diberikan kepada pemilik warung makan, lanjut Kusoy yakni diberikan pembinan. Seperti dakwah, nasehat dan lainnya sehingga para pemilik restoran dan warung makan yang buka pada siang hari ini tidak melakukan kesalahannya lagi.

“Yang kami lakukan adalah pembinaan saat menjumpai rumah makan ataupun restoran yang buka pada siang hari ini, lokasinya sendiri berada dipusat-pusat keramaian, selama dua hari kami temukan kurang lebih 10 warung makan yang buka,” sebutnya.

Sedangkan, bagi Tempat Hiburan Malam (THM) dan tempat perjudian yang kedapatan melakukan kegitannya selama bulan ramadan ini, bakal diserahkan kepada pihak kepolsian dan Satpol PP.

Maka dari itu, apa yang dilakukan oleh tim patroli simpatik ini dapat meningkatkan kenyaman dan keamanan ramadan 1440 hijriyah ini. “Intinya, kalau kami (MUI Kota Sukabumi, red) hanya fokus pada pembinaan.

Sedangkan jika ada pelanggaran peraturan daerah dan perundang-undangan itu diserahkan kepada pihak kepolisian serta Satpol PP Kota Sukabumi,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah, Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat menambahkan, jika THM, lokasi adu ketangkasan yang berbabau judi, tempat makan dan restoran yang melanggar tentunya pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan.

“Tentu saja kami akan tindak, mulai dari pemberian peringatan hingga pencabutan izin usahanya,”singkatnya.

(RS/upi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds