KPU Kabupaten Sukabumi Buka-bikaan Soal Gugurnya Pejuang Demokrasi

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi

Pemilu 2019./Foto: Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Wilayah Kabupaten Sukabumi kembali bertambah jumlah pejuang demokrasi yang meninggal.

Sampai saat terdapat tiga petugas KPPS dan satu PAMsung yang meninggal.

Dua Orang Tewas Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi Meri Sariningsih mengatakan, petugas KPPS yang terakhir meninggal bernama Indra Indrawan.

Menurutnya,  Indra merupakan anggota KPPS di TPS 12 Kelurahan/Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi.

“Iya, saya dapat info dari ketua PPK Cibadak,” ujarnya saat dihubungi, Senin (29/4).

Menurutnya, Indra meninggal Minggu (28/4) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pejuang demokrasi tersebut meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi.

“Sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit,” ucapnya.

Sebelumnya, pejuang demokrasi yang meninggal ialah Idris Hadi (64) yang merupakan petugas KPPS di Desa Munjul Kecamatan Ciambar.

Selain itu, ada Siti Nurhasanah yang merupakan petugas KPPS Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran.

“Satu lagi atas nama Usman Suparman yang merupakan Petugas PAM TPS Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi,” ungkapnya.

Menurutnya, penyebab meninggalnya mereka akibat berbagai faktor. Mulai dari kelelahan, sakit, hingga pendarahan akibat melahirkan.

“Idris Hadi misalnya meninggal akibat kelelahan dan memiliki riwayat penyakit jantung. Siti Nurhasanah meninggal karena pendarahan ketika melahirkan. Satu lagi atas nama Usman Suparman meninggal sebelum menjadi petugas PAM TPS. Beliau sakit sebelum bertugas. Sehingga tugasnya di TPS diganti orang lain,” pungkasnya.

(yud/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds