Terbawa Arus Sungai Citarik, Wanita 68 Tahun Asal Kabandungan Ditemukan Tak Bernyawa

Mayat (ilustrasi)./Foto: Istimewa

Mayat (ilustrasi)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Wanita berusia 68 tahun asal Kampung Girimukti, Desa Ciherang, Kecamatan Kabandungan, Oo ditemukan tidak bernyawa setelah terbawa arus Sungai Citarik, Desa Mekarjaya, kamis (25/4/19).

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), insiden maut ini terjadi sekira pukul 06.00 WIB. Berawal saat korban berangkat ke sawah untuk menanam padi bersama anak dan tetangganya dengan menyeberangi Sungai Citarik. Namun nahas, karena arus sungai sangat besar, wanita berusia senja itu pun terpeleset hingga hanyut.

“Temannya berhasil menyelamatkan diri ke pinggir sungai, sedangkan Oo terbawa arus hingga masuk ke Leuwi Siluman sejauh 1,5 meter,” kata Camat Kabandungan, R ini Zuraidah Zakhroh saat dihubungi Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Kamis (25/04/2019).

Karena arus sungai sangat kuat, lanjut Rini, teman korban yang saat itu pergi bersama tidak sanggup menolong. Ia pun langsung berteriak meminta tolong warga.

“Kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian, banyak orang yang sedang bekerja dan langsung mencari korban yang sudah hanyut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal,” paparnya.

Setelah ditemukan, sambung Rini, korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Tetapi pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka dan dikebumikan.

“Atas permintaan keluarga, kami pun tidak melakukan visum. Korban saat ini sudah dimakamkan di pemakaman umum yang tidak jauh dari rumahnya,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds