Pipa Bocor, Air PDAM di Cibadak Sukabumi Terhambat

Petugas Perumda TJM Kabupaten Sukabumi saat memperbaiki saluran yang bocor di Kampung Pintu, RT 03/09, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, senin (15/4/19). Ist

Petugas Perumda TJM Kabupaten Sukabumi saat memperbaiki saluran yang bocor di Kampung Pintu, RT 03/09, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, senin (15/4/19). Ist

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pipa air milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi mengalami kebocoran di Kampung Pintu, RT 03/09, Kelurahan/Kecamatan Cibadak. Kondisi ini sudah berlangsung selama satu minggu dan dampaknya distribusi air ke wilayah ini terganggu.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), meskipun sudah berlangsung satu minggu, namun pihak PDAM baru menemukan kebocoran itu beberapa hari lalu. Pasalnya, pipa yang mengalami kebocoran itu berada di bawah tanah atau tidak nampak ke permukaan.

“Jujur saja kami mengalami kesulitan untuk mencari kebocorannya. Karena pipa yang bocor berada di bawah dan tertutup tanah,” kata Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum TJM, Budiarkah kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Senin (15/04/2019).

Budi mengaku, diketahuinya kebocoran pipa ini setelah petugas dari Cabang Cibadak dan Caringin turun ke lapangan untuk menelusurinya. Mereka pun langsung memperbaiki saluran yang rusak tersebut supaya gangguan tidak berlangsung lama.

“Alhamdulilah kami berhasil menyelesaikan perbaikan pipa yang mengalami kebocoran itu,” terangnya.

Kendati kebocoran sudah diperbaiki, tetapi air pada pelanggan tidak bisa langsung mengalir dengan cepat lantaran sistemnya menggunakan sistem gravitasi.

“Team teknik cabang masih terus monitoring di area pelayanan untuk mengecek wilayah mana saja yang belum normal. Selain itu kami juga mengecek valve, agar pendistribusian air dapat merata di areal pelayanan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 03 Kampung Pintu, Pepen (57) mengatakan, hampir satu minggu saluran air dari Perusahaan Air Minum (PAM) tidak maksimal, karena air hanya mengalir ketika malam hari saja.

“Ya itu pun sudah larut malam. Waktunya orang tidur, air baru normal. Kalau siang hari sering tidak mengalir,” sahutnya.

Ia meminta perusahaan bisa kembali mengoptimalkan pelayanan kepada para pelanggan. Sebab saat ini dipastikan setiap harinya air PAM kerap tidak mengalir.

“Kami harap, pelayanan PDAM lebih baik kepada pelanggan. Ini demi kenyamanan pelanggan,” harapnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds