Dalam Sehari, Kecamatan Cikembar Sukabumi Hasilkan 5 Ton Sampah

Sejumlah pemuda pada saat membersihkan sampah di aliran sungai.

Sejumlah pemuda pada saat membersihkan sampah di aliran sungai.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Camat Cikembar Tamtam Alamsyah mengatakan Kecamatan Cikembar, dalam seharinya menghasilkan sampah lebih dari 5 ton.

Sampah memang menjadi hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Misalnya saja, ketika masyarakat selesai makan, pasti akan menghasilkan sampah, baik itu sampah sisa bungkus makanan maupun minuman.

“Seperti untuk karyawan pabrik saja, di Kecamatan Cikembar lebih dari 2 ribu buruh dalam seharinya mereka membuang sampah sebanyak 1 kilogram dari satu buruhnya.

Jadi dalam sehari para buruh saja sudah menghasilkan sampah 2 ton, belum lagi sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga,” jelas Tamtam kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Kamis (11/04/2019).

Apabila tumpukan sampah ini, tidak dikelola dengan baik, maka dapat menyebabkan bencana alam. Seperti, pencemaran lingkungan dan bencana banjir jika menyumbat di saluran air.

“Meski saat ini, bahaya sampah belum menyebabkan kerusakan kelingkungan, namun jika tidak segera disikapi dengan baik, maka masa depan lingkungan akan terancam tercemar oleh sampah,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan memanggil seluruh perusahaan di wilayah Kecamatan Cikembar untuk melakukan musyawarah dan menyamakan persepsi soal penanggulangan bahaya sampah.

Terlebih, saat ini tumpukan sampah yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar, hanya dipungut oleh sejumlah petugas dinas kebersihan yang dinilai belum maksimal. Lantaran, terkendala oleh sarana dan prasarana yang belum memadai. Seperti, minimnya mobil pengangkut sampah.

“Tumpukan sampah ini, bukan hanya berasal dari sampah karyawan pabrik saja. Tetapi saat buruk pabrik pulang ke kontrakannya, maka jangan sampai sampah ini dibuang ke sungai dan dapat mengakibatkan banjir. Ya, saat ini sampah hanya diambil oleh petugas dari dinas kebersihan. Insya Allah kedepannya harus ada keterlibatan semua elemenm baik dari pihak perusahaan maupun warga sekitar,” paparnya.

loading...

Feeds