Harga Telur Ayam di Pasar Tradisional Kabupaten Sukabumi Kembali Melambung

Pedagang telur ayam. Ilustrasi

Pedagang telur ayam. Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Harga komoditas telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Sukabumi, terus mengalami kenaikan. Hal itu, seperti yang diungkapkan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi pada awal April 2019.

Pantauan harga dilakukan di delapan pasar tradisional diantaranya, Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Sukaraja, Surade, dan Sagaranten.

Kepala Bidang Perdagangan dan Tertib Niaga, DPKUKM Kabupaten Sukabumi Ela Nurlaela mengatakan, harga telur ayam di pasaran rata-rata mencapai Rp24.125 per kilogram.

Sebelummnya pada pekan lalu harganya hanya Rp23,875 per kilogram. Bahkan pada pertengahan Maret 2019 lalu harganya Rp22.625 per kilogram.

“Beberapa hari terakhir telur ayam memang mengalami kenaikan,” kata Ela kepada wartawan, belum lama ini.

Kenaikan harga telur misalnya di Pasar Cibadak dari Rp23 ribu per kilogram menjadi Rp24 ribu per kilogram. Sementara di Pasar Surade harga telur naik dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Di sisi lain harga telur ayam di pasar lainnya yakni Pasar Parungkuda, Pasar Cicurug, Pasar Cisaat, Palabuhanratu, Pasar Sukaraja, dan Pasar Sagaranten sudah lebih dulu naik.

“Di mana harga telur ayam di enam pasar tradisional itu mencapai Rp 24 ribu per kilogram,” ucapnya.

Menurut Ela, selain telur ayam komoditas lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah cabai merah keriting dan cabai merah besar. Harga cabai merah keriting di pasaran rata-rata naik dari Rp17.625 per kilogram menjadi Rp18.125 per kilogram.

“Sedangkan cabai merah besar naik dari Rp 29.625 per kilogram menjadi Rp 30.188 per kilogram,” ujarnya.

Komoditas lainnya yang naik harganya yakni bawang putih dari Rp27.875 per kilogram menjadi Rp 31.188 per kilogram. Bawang merah pun naik dari Rp 40.3745 per kilogram menjadi Rp 40.688 per kilogram.

“Di sisi lain harga beras mengalami penurunan yakni beras premium dari Rp 10.625 per kilogram menjadi Rp 563 per kilogram. Harga beras medium stabil pada kisaran Rp 9.625 per kilogram,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds