Pemkot Sukabumi Tanggung Biaya Perawatan Gagu Korban Penganiayaan Orang Tidak Dikenal

Walikota Suakbumi, Achmad Fahmi saat menjenguk Enjih alias Gagu, yang merupakan korban penganiayaan yang motor pada Minggu (31/3/19).

Walikota Suakbumi, Achmad Fahmi saat menjenguk Enjih alias Gagu, yang merupakan korban penganiayaan yang motor pada Minggu (31/3/19).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Enjih alias Gagu (23), penyandang disabilitas yang menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal menyedot perhatian dan keprihatinan berbagai pihak, tidak terkecuali pemerintah daerah.

WaliKota Sukabumi, Achmad Fahmi pun langsung menjenguk korban di RSUD Syamsudin SH, kemarin (3/4). Dalam lawatannya tersebut, Fahmi mengaku, Pemerintah Kota Sukabumi bakal memfasilitasi semua biaya penanganan medis korban.

Gagu yang kini masih menjalani penanganan medis RSUD Syamsudin SH bakal menjalani operasi medik lanjutan tahap kedua. Namun begitu, kondisi kesehatan gagu mulai menunjang perkembangan yang cukup baik.

“Kedatangan kami untuk memastikan penanganan medis terhadap korban, selain itu ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, terutama terhadap aksi-aksi geng motor di Kota Sukabumi, ” ungkapnya, Rabu (3/4/19).

Pemkot lanjut Fahmi, akan memfasilitasi biaya perawatan terhadap korban. Upaya ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warganya. Dirinya juga berharap, proses operasi tersebut bisa berjalan dengan lancar.

“Sebelumnya tahapan penanganan pertama telah berhasil dilakukan, semiga saja tahap selanjutnya diberikan kelancaran sehingga bisa kembali seperti semula,” ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi bakal memberikan perhatian khusus kepada korban geng motor di Kota Sukabumi. Pemerintah bakal terus melakukan koordinasi denga pihak keamanan untuk menjaga kondisifitas Kota Sukabumi.

“Selama ini petugas gabungan secara rutin melakukan langkah antisipasi dengan memantau sejumlah titik yang rawan menjadi tempat berkumpul geng motor, kami juga mengimbau warga yang melihat gejala aktivitas geng motor bisa segera melaporkannya kepada petugas keamanan. Nantinya laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

(RS/upi/pojokjabar)

loading...

Feeds