Caleg Terpilih Kota Sukabumi Wajib Laporkan Pembaharuan Nilai Kekayaan, Jika Tidak?

KPU Kota Sukabumi./ Foto: Istimewa

KPU Kota Sukabumi./ Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Jika Caleg terpilih tidak melaporkan pembaharuan nilai harta kekayaannya dengan membuat dan menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), maka sanksi berat menanti.

“LHKPN ini syarat pencalonan terakhir. Namun bagi caleg yang memang terpilih saja,” ujar Komisioner KPU Kota Sukabumi Agung Dugaswara kepada Kantor Berita RMOLJabar (Pojokjabar.com group), Selasa (2/4).

Menurut Agung proses pelaporannya sendiri bisa dilakukan pasca penetapan calon terpilih oleh KPU. Sementara, untuk Caleg yang tak terpilih tidak perlu lagi menyerahkan LHKPN.

“Kalau DPRD ini, nanti calon terpilih saja yang wajib melaporkan. Jadi tidak semuanya harus melaporkan,” ucapnya

Apabila Caleg terpilih tak menyerahkan LHKPN, maka Caleg bersangkutanakan mendapatkan sanksi yang sangat berat. “Kalau tidak melaporkan LHKPN dicoret sebagai calon terpilih. Sebab, syarat pencalonannya ilang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, calon terpilih pun harus memperbarui berkas pencalonannya. Hal itu mulai dari SKCK, keterangan sehat, hingga bebas narkoba. “Bisa saja saat pencalonan sehat, namun ketika proses tahapan Pemilu jadi sakit. Makanya beberapa berkas harus diperbarui,” pungkasnya.

(son/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds