Cuaca Ekstrem Serang Pantai Selatan Sukabumi, Pengahasilan Nelayan Melorot

Puluhan perahu congkreng nelayan di Pantai Ujunggenteng Bagal Baterai, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Puluhan perahu congkreng nelayan di Pantai Ujunggenteng Bagal Baterai, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Pantai Selatan Sukabumi, tepatnya di Pantai Ujunggenteng Bagal Baterai, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, berdampak buruk terhadap nasib para nelayan.

Karena sudah hampir dua pekan ini, mereka menganggur dan memilih memarkirkan perahunya ketimbang memaksakan diri melaut.

Seorang nelayan Nadirulloh (28), warga Kampung Ujung Genteng, RT 1/2, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap mengatakan, kondisi perairan Pantai Ujung Genteng saat ini kurang bersahabat untuk melaut.

Kondisi itu tentunya membahayakan keselamatan nelayan dan paling penting lagi berimbas kepada minimnya hasil tangkapan. “Para nelayan di sini tidak bisa melaut karena sedang musim angin barat.

Bahkan, ketinggian ombak diperkirakan mencapai 5 meter. Kalau dipaksakan melaut juga sulit dan hasilya jelek,” jelas Nadirulloh kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Rabu (27/03/2019).

Apabila para nelayan memaksakan melaut, sambung Nadirulloh, mereka hanya bisa berlayar 2 sampai 3 kilometer dengan kedalaman air 15 meter.

“Ya, kalau cuacanya bersahabat, kami bisa berlayar sampai ke perairan Garut. Bahkan hingga ke luar pulau jawa dengan jarak tempuh sekitar 10 mil. Kalau sekarang, paling jauh tiga kilo,” paparnya.

Loading...

loading...

Feeds