Ratusan Angkutan Nakal di Jalan Raya Cibadak-Bogor Diamankan

Personel dari Satlantas Polres Sukabumi Sukabumi dan Dishub saat menindak pelanggar pada operasi gabungan sarana angkutan berat di Desa Benda, Kecamatan Cicurug,
selasa (26/3/19). Ist

Personel dari Satlantas Polres Sukabumi Sukabumi dan Dishub saat menindak pelanggar pada operasi gabungan sarana angkutan berat di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, selasa (26/3/19). Ist

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Jajaran Satlantas Polres Sukabumi, menindak 113 angkutan berat yang melanggar aturan jam operasional pemberangkatan di Jalan Raya Cibadak- Bogor tepatnya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, selasa (26/3/19).

Mereka pun langsung ditilang di lokasi operasi. Oprasi gabungan sarana angkutan ini, melibatkan 15 anggota Satlantas Polres Sukabumi, 20 anggota Dishub Kabupaten Sukabumi dan dua anggota Denpom Sukabumi.

“Pada operasi ini, 113 angkutan berat kita lakukan penilangan karena mereka melanggar jam operasi pemberangkatan sesuai dengan Perda nomor 17 tahun 2013,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sukabumi, Aiptu Nengah WS kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Selasa (26/03/2019).

Nengah menegaskan langsung menilang kendaraan angkutan berat yang terbukti tidak mematuhi jam operasional pemberangkatan sesuai Perda Sukabumi nomor 17 tahun 2013 tentang Pengawasan dan Pengendalian dan Lalu Lintas Angkutan Jalan di Kabupaten Sukabumi. Waktu operasi angkutan kontainer dan AMDK dalam daerah yaitu pukul 10.00 hingga 16.00 WIB dan 19.00 sampai 05.00 WIB.

“Selain itu, kita juga melakukan penindakan bagi kendaraan yang over load atau melebihi daya muat,” ujarnya.

Penindakan dilakukan, sambung Nengah, guna tercapainya kelancaran arus lalu lintas di Jalur Utara Sukabumi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019 mendatang.

Tak hanya itu juga, untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan yang diakibatkan angkutan berat yang melebihi kapasitas daya muat.

“Penindakan ini tentunya agar para pengendara dapat mematuhi aturan yang berlaku dan menjadi efek jera bagi pelanggar,” tandasnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat meminimalisir terjadinya laka lantas yang kerap terjadi di wilayah hukumnya.

“Saya harap, para pengendara selain menggunakan perlengkapan keselamatan juga wajib melengkapi dokumen kendaraannya,” pungkasnya.

(RS/bam/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds