Wow… Produksi Sampah di Kota Sukabumi Capai 171,2 Ton per Hari

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, tengah mengunjungi TPA sampah Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Foto: Radar Sukabumi

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, tengah mengunjungi TPA sampah Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Foto: Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengungkapkan produksi sampah di Kota Sukabumi per harinya mencapai 171, 2 ton. Kondisi itu membuat dirinya prihatin, karena kapasitas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Cindul kian sempit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), saat ini lahan yang sudah terpakai di TPA Cikundul 10, 7 Ha dan hanya menyisakan 1, 2 Ha lahan. Tentunya, dengan jumlah lahan tersebut diperkirakan hanya mampu menampung untuk beberapa tahun lagi sehingga harus ada antisipasi secepatnya.

“Untuk mengurangi volume sampah ini, kami meminta warga untuk bisa mengolah sampah menjadi barang yang berharga, sehingga selain mendapatkan keuntungan materi juga membantu petugas dalam pengiriman sampah ke TPA menjadi berkurang setiap harinya, “ujar Fahmi disela-sela peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tingkat Kota Sukabumi 2019 di TPA Cikundul, Kecamatan Lembursitu, belum lama ini.

“Sudah saatnya kita membudidayakan Ecobrick, jika itu dilakukan maka warga pun akan kreatif, sebab hasilnya bisa dijadikan meja, kursi bahkan menggantikan batu bata untuk bangunan,” lanjutnya.

Telebih lagi dengan semakin tingginya kepadatan penduduk membuat produksi sampah semakin meningkat.

Rencananya pada tahun ini akan diperluas lahan TPA dengan anggaran Rp16 miliar.

Oleh sebab itu kata Fahmi, Pemerintah Kota Sukabumi berharap masyarakat bisa mengelola sampah dengan sebaik-baiknya untuk meminimalisir jumlah sampah.

“Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Fahmi.

Momentum peringatan HPSN ini lanjut Fahmi menjadi cermin introspeksi apakah masyarakat masih peduli terhadap lingkungan untuk keberlangsungan generasi mendatang.

Di samping itu, Fahmi menerangkan, saat ini Pemkot Sukabumi telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 29 tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di Kota Sukabumi.

Dalam peraturan ini menargetkan 30 persen pengurangan sampah oleh masyarakat dan 70 persen penanganan sampah oleh pemerintah.
Hadirnya peraturan ini diharap bakal mendorong masyarakat melakukan pembatasan terhadap timbulnya sampah rumah tangga serta meningkatkan pendaurulangan sampah dan kemanfaatan kembali sampah rumah tangga.

“Peringatan HPSN tahun ini mengusung tema kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai dan memerlukan koloborasi mengurangi sampah,” imbuh Fahmi.

Pada peringatan HPSN Wali Kota Sukabumi juga mengukuhkan Rumah Hijau, memberikan penghargaan kepada masyarakat dan pegawai berprestasi, penanaman pohon manggis, penyerahan petisi # Sukabumi Bersih, dan peninjauan lokasi TPA Cikundul.

Ketua Penyelenggara Peringatan HPSN Endah Aruni mengatakan, tujuan peringatan HPSN 2019 untuk membangun kesadaran bersama untuk pelembagaan hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah. Selain itu mendorong budaya bersih, meningkatkan peran aktif masyarakat, sosialisasi dan edukasi tentang permasalahan dan solusi mengatasi sampah. “Kami berharap semua pihak dapat berkoloborasi dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Sukabumi,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr5)

loading...

Feeds