Siaga Bencana, Ini Himbauan dari Muskipa Cikembar

Ilustrasi longsor

Ilustrasi longsor

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menetapkan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah yang rawan bencana.

Bahkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat memutuskan mulai Oktober hingga Maret tahun ini kabupaten terluas di pulau Jawa ini sebagai daerah yang darurat bencana.

Mengantisipasi terjadinya risiko bencana yang luar biasa, Muspika Kecamatan Cikembar menghimbau kepada seluruh desa agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dimusim hujan ini.

“Himbauan sering kami sampaikan kepada seluruh kepala desa agar selalu siaga dimusim hujan seperti sekarang ini,” ujar Camat Cikembar, Tamtam Alamsyah kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Selasa (12/2/2019).

Kewaspadaan ini, lanjut Tamtam, ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah, khususnya di sekitar bantaran sungai serta warga yang bermukim di sekitar perbukitan atau ketinggian.

“Alhamdulillah sampah saat ini selalu siaga dan jika ada peristiwa bencana alam, mereka selalu sigap melapor. Sehingga kami bisa meminimalisir risiko bencana,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikembar, AKP I Djubaedi mengatakan, meski sepanjang musim hujan sekarang ini belum terjadi peristiwa bencana yang serius, namun warga tetap harus meningkatkan kewaspadaannya.

“Seluruh element harus berperan aktif dan berupaya melalukam antisipasi dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya. Karena bencana bisa datang tiba-tiba,” katanya.

Menurutnya, faktor kuat yang memicu terjadinya bencana adalah adalah intensitas hujan tinggi. Dengan debit air yang terus bertambah, sehingga dapat memacu pergerakan tanah di kawasan yang labil dan mengakibatkan longsor. “Untuk itu, diharapkan seluruh warga agar tidak tinggal di daerah perbukitan. Karena dapat berpotensi bencana longsor,” pungkasnya.

(radar sukabumi/Den)

Loading...

loading...

Feeds