23 Pejabat Sukabumi Berburu Empat Kursi Kadis

Ilustrasi Lelang Jabatan

Ilustrasi Lelang Jabatan

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Empat kursi kepala dinas di Kabupaten Sukabumi mulai diperebutkan.

Kamis (7/2/2019), tahapan lelang jabatan ini sudah masuk pada tahapan pemeriksaan kesehatan, mereka diperiksa di RSUD Sekarwangi.

Dari 23 pejabat yang ikut memperebutkan kursi esselon II ini, dua diantaranya mangkir dari pemeriksaan ini.

Seperti diketahui, saat ini empat organisasi perangkat daerah di tubuh Pemerintahan Kabupaten Sukabumi tak berkepala. Keempatnya ialah Kepala Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Sesaui dengan aturan yang berlaku, semua jabatan ini pun harus dilelangkan. Pejabat yang telah memenuhi persyaratan administrasi, diperbolehkan mengikuti lelang jabatan ini.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan diperebutkan oleh lima pejabat esselon tiga, mereka ialahAgusMuharam, DedeDaniel, Muhammad solihin, Edyatna Susila dan Asep Ruswanda. Sementara jabatan Kepala BKPSDM diperebutkan oleh Sugandi, Ade Suryaman, Lina Evelin Marlina, Eman, Nanang Hidayatulloh dan Komarudin. Selanjutnya Kepala DPKUKM diperbutkan oleh empat pejabat esselon empat, mereka adalah Dani Tarsoni, Ardiana Trisnawiana, Pendi Efendi dan Budianto.

Sementara terakhir, jabatan Kepala Kesbangpol diperebutkan oleh Sendi Apriadi, Triromadhono, Wawan Godawan Saputra, Dody Rukman Meidianto, Boyke Martadinata, Jujun Juaeni, Eki Radiana Rizki dan Lesto Rosadi.

“Ya memang, ini tahapan yang harus ditempuh para peserta. Tentunya sesuai dengan amanat undangundang,” ujar Bupati Sukabumi, Marwan Hamami saat melihat pemeriksaan peserta di RSUD Sekarwangi.

Marwan memastikan, perhelatan lelang jabatan ini akan berjalan objektif, profesional dan proporsional. Artinya tidak ada istilah titipan ataupun adanya kedekatan yang menjadi pemenang.

“Timsel yang lebih tahu. Semua tahapan harus ditempuh, masing-masing ada penilaian. Siapa yang nilainya tinggi, ya ituberartiyangmenang. Nggak ada itu istilah titipan ataupun kedekatan, semua berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah mengatakan, dari 23 pejabat yang ikut mendaftar, baru 21 orang telah diperiksa kesehatannya. Pemeriksaan mulai dari fisik, laboratorium lengkap, rontgen, elektrokardiogram dan tes secara kejiwaan.

“Ada uda orang yang tidak hadir, yang satu informasinya sakit dan satunya lagi tidak ada kabar,” timpalnya.

Soal hasil pemeriksaan, Ramdan mengaku tidak bisa diketahui hasilnya hari itu. Mengingat, peserta yang ikut cukup banyak dan juga pelaksanaan pemeriksaan cukup lama.

“Nanti hasilnya, tidak bisa hari ini. Kalau pun sudah keluar, akan kami sampaikan langsung ke panitia seleksi,” singkatnya.

(radar sukabumi/Bam)

Loading...

loading...

Feeds