Kapolres Kota Sukabumi Turun Langsung Pimpin Proses Evakuasi Bencana Banjir

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Susatyo pantau wilayah banjir.

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Susatyo pantau wilayah banjir.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Bencana banjir melanda wilayah Kota Sukabumi, sejak minggu malam hingga senin pagi.

Banjir akibat hujan deras ini, langsung dipantau Kapolres Kota Sukabumi AKBP Susatyo, senin (14/1) pagi.

Bahkan Kapolres Kota Sukabumi turun langsung ikut menggali beberapa saluran air yang tersumbat, akibat banjir.

“Saya turun langsung memimpin evakuasi banjir, karena masih menggenang kita alirkan melalui saluran yang tersumbat,” jelasnya , senin (14/1).

Sejumlah wilayah di Kota Sukabumi diterjang banjir yang disebabkan hujan deras yang mengguyur sehingga sejumlah sungai meluap, Minggu (13/1/2019) sore.

Dari data yang diperoleh BPBD Kabupaten Sukabumi, banjir terjadi di tujuh kelurahan yaitu: Kelurahan Kebonjati di RT 05 dan RT 06 di RW 06, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Banjir disebabkan luapan Sungai Cileles karena debit air meningkat dan kondisi sungai mengalami pendangkalan. Dampak dari kejadian tersebut puluhan rumah terendam air hingga 50 sentimeter.

Di Kelurahan Sriwedari, Banjir menerjang di sekitaran SMK AMS, Gang Titiran, banjir diakibatkan tanggul jebol lalu air masuk sekolah mengenai empat Ruang Kelas Belajar (RKB).

Kelurahan Benteng, Banjir menerjang di sekitaran Kantor Dishub dan sekitarnya, banjir merendam kawasan sekitar setinggi 50 sentimeter.

Banjir pun menerjang Kelurahan Cikole, di sekitaran samping rumah makan Ibu Bunut, Jalan Suryakencana belakang, rumah dokter NUR UB SMAK BPK Penabur, RT 01/07 Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Dampaknya, sejumlah rumah dengan pagar ambruk menimpa beberapa rumah warga

Sama halnya di Kelurahan Nangeleng, banjir menerjang di sekitaran RW 10, Kelurahan Nangeleng. Hasil pengecekan tim BPBD Kota Sukabumi, informasi banjir akibat sungai Cisuda meluap.

Banjir bandang ini meluap mengenai RW 10, Kelurahan Nangeleng. Dalam peristiwa ini kurang lebih 50 rumah warga yang ada di RT 04, 05 dan 09 terkena luapan air tersebut setinggi kurang lebih 70 sentimeter. Selain rumah warga, ada warung, kios, PAUD Al Muhtar juga terendam. Atas kejadian ini mengakibatkan kerusakan antara lain sawah, kolam, perabotan rumah, pakaian, kasur, dll. Terpaksa ada beberapa Keluarga yang diungsikan, antara lain atas nama Herman (38 thn). BPBD telah berkoordinasi dengan Kelurahan Nangeleng yang diwakili oleh Budi untuk segera melaporkan secara tertulis dalam waktu 1×24 jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi yang belum dapat dipastikan.

Di Kelurahan Sukakarya, banjir menerjang di sekitaran RT 02/04, Kelurahan Sukakarya. Kelurahan Karamat, Kopeng kaler, RT 02/07, Karamat, merendam rumah Entis (55 tahun) untuk sementara diungsikan ke saudara.

Tak hanya di tujuh kelurahan, banjir pun merendam daerah belakang Taman Bahagia.

(arf)

loading...

Feeds