Pelajar SDN Subangjaya I Dihantui Pergerakan Tanah Susulan

EVAKUASI: Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama warga saat membersihkan material jebolnya TPT milik salah satu pengembang perumaha di RT 1/RW 10
Harempoy kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, Selasa (8/1).

EVAKUASI: Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama warga saat membersihkan material jebolnya TPT milik salah satu pengembang perumaha di RT 1/RW 10 Harempoy kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, Selasa (8/1).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Jebolnya Talud Penahan Tanah (TPT) milik salah satu pengembang perumahan di RT 1/RW 10 Harempoy kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, beberapa waktu lalu masih menyisakan kekahwatiran warga, terutama pihak SDN Subangjaya I yang terdampak sangat parah.

Meski demikian proses Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah tersebut masih berjalan seperti biasanya. Namun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah memindahkan siswa yang kelasnya terdampak longsoran.

“Kami pindahkan sementara proses belajar untuk siswa kelas IV ke ruang Mushola, intinya anak-anak harus tetap mendapatkan pelajaran sehingga tidak ada ketertinggalan. Dan Alhamdulillah mulai hari ini (Jumar, red) para siswa dan guru sudah mulai menempati ruangan kelas lagi dengan posisi papan tulis kami putar ke arah yang berlawanan dari sebelumnya,” ujar Wakil Kepsek SDN Subangjaya 1, Ridwan Bani Abas kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Jumat (11/1).

Meski demikian Ridwan mengaku, pihaknya masih was-was jika terjadi pergeseran tanah. Untuk itu iya berharap ada solusi secepatnya, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kondisi pilar saat ini memang masih terlihat kuat menahan timbunan tanah namun saya sangat mengkhawatirkan para siswa jika ada pergeseran tanah lagi,” tambahnya.

Disinggung soal kerugian yang dialami pihak sekolah, Ridwan mengatakan, kerugian yang dialami pihak sekolah ditaksir jutaan rupiah, namun hingga kini belum ada dana bantuan atau perbaikan yang dilakukan pemerintah.

“Kami belum mengetahui adanya dana bantuan dari pemerintah atau tidak, yang jelas kerugian materi kami taksir di angka jutaan,” ungkapnya.

Disamping itu Ridwan menerangkan bahwa Dinas Pendidikan memang sudah memberikan informasi bahwa sekolah akan mendapatkan relokasi bangunan di tahun ini.

“Dinas pendidikan akan membangun sekolah sampai dua lantai, jadi ruang kelas IV ini akan dibuang dan kami mendapatkan tambahan bangunan hingga ke area lapangan sekolah. Lalu katanya, TPT itu akan diperbaiki juga, namun kabarnya untuk eksekusinya akan dilaksanakan setelah pemilihan Presiden tahun ini,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr5)

loading...

Feeds