Awas! Lima Kecamatan di Kota Sukabumi Rawan Pergerakan Tanah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut, lima kecamatan di Kota Sukabumi masuk daerah potensi gerakan tanah.

Diantaranya, Kecamatan Cibeureum, Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh dan Kecamatan Lembursitu. Data terbaru tersebut disampaikan, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain. Menurutnya, lima kecamatan tersebut rawan pergerakan tanah kategori sedang. Artinya, bisa terjadi pergerakan tanah apabila diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Ya lima kecamatan ini tercatat rawan pergerakan tanah menurut hasil kajian Kementerian ESDM terbaru. Tapi, pergerakan tanah bisa terjadi apabila dipicu oleh hujan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Jumat (11/1).

Pada zona yang ditetapkan rawan pergerakan tanah itu, lanjut Zul, dapat terjadi apabila diguyur hujan diatas normal. Terutama, pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan dan lereng.

“Untuk Kecamatan Cibeureum dan Gunungpuyuh, berpotensi banjir bandang, untuk Cikole dan Citamiang dan Lembursitu hanya pergerakan tanah saja, “sebutnya.

Tidak hanya itu, di lima kecamatan terebut BPBD bakal mengintensitaskan rapat koordinasi dan sosialisasi serta penyebaran informasi untuk mitigasi bencana.

“Potensi ancaman bencana bisa diminimalisir jika masyarakat sadar akan kondisi lingkungan sekitar, maka dari kami mengajak kepada semua pihak untuk menjaga lingkungan,” tukasnya.

(radar sukabumi/upi)

loading...

Feeds